Connect with us

PAMEKASAN

Cabup Dorong Pengelolaan Stadion

Published

on

Calon Bupati Pamekasan Badrut Tamam.

Jatimraya.com, Pamekasan – Calon Bupati Pamekasan Badrut Tamam mendorong pengelolaan Stadion Gelora Ratu Pamelingan setempat dilakukan oleh pihak ketiga.

“Memang harus dilakukan oleh pihak ketiga. Keuangan daerah tidak akan mampu mengelola stadion ini,” kata Badrut Tamam di Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (14/3/2018).

Seperti dikutip Indonesiaraya.co.id, Badrut mengemukakan hal ini, menanggapi usulan sebagian masyarakat Pamekasan agar pengelolaan stadion yang kini menjadi markas klub sepak bola Madura United FC untuk kompetisi Liga 1 Indonesia 2018 itu oleh pihak ketiga.

Jika, sambung Badrut, pengelolaan stadion oleh Pemkab Pamekasan, maka selain tidak akan mampu secara keuangan, juga tidak akan bisa melakukan modernisasi lapangan stadion.

“Dimana-mana stadion yang bagus itu, selalu dikelola oleh pihak ketiga, bukan oleh pemerintah daerah,” ujar Badrut.

Calon Bupati Pamekasan yang berpasangan dengan Raja’e ini juga menyatakan, jika pada pilkada 27 Juni 2018 dirinya dipercaya masyarakat untuk memimpin Pamekasan, ia juga akan menjadikan perubahan pengelolaan stadion masuk dalam program seratus hari kepemimpinannya.

Sebab, menurut Badrut, konstruksi bangunan Stadion Pamekasan itu kurang bagus, karena tribun utama berada di sebelah timur dan menghadap ke matahari apabila pertandingan digelar sore hari.

“Jika saya dipercaya masyarakat nanti, maka perubahan pembangunan ini masuk dalam program seratus hari kepemimpinan saya, tentunya saya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga,” kata Badrut.

Sebelumnya usulan pengelolaan stadion pernah disampaikan kelompok masyarakat Pamekasan kepada pemkab. Hanya saja, usulan itu tidak ditanggapi, dan stadion dikelola sendiri oleh Pemkab Pamekasan.

Hanya saja, selama pengelolaan berlangsung, justru banyak fasilitas di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan yang tidak terawat.

“Saya justru menginginkan stadion ini bisa betaraf internasional, sehingga pertandingan dalam skala internasional juga bisa digelar di stadion ini,” ujar Badrut. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PAMEKASAN

Sekretariat Golkar Pamekasan Disegel Pengurus PK

Published

on

Sekretariat DPD Golkar Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, Selasa, disegel oleh para pengurus kecamatan (PK).

Jatimraya.com, Pamekasan – Sekretariat DPD Golkar Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, Selasa (17/4/2018), disegel oleh para pengurus kecamatan (PK), sehingga aktivis pengurus partai di kantor itu lumpuh.

Penyegelan Sekretariat DPD Golkar yang beralamat di Jalan Agussalim Pamekasan itu merupakan kali kedua.

Sebelumnya kantor ini juga sempat disegel oleh Perwakilan Pengurus Kecamatan (PK) di Pamekasan, namun tidak berlangsung, setelah ada kesepakatan di internal partai, seperti dilansir Indonesiaraya.co.id.

“Hari ini, kami dari Pengurus Kecamatan di Pamekasan ini datang lagi untuk menutup kantor ini, karena aspirasi kami di PK tidak diindahkan,” kata Ketua PK Golkar Pamekasan Zainal Arifin.

Penyegelan kantor DPD Golkar Pamekasan oleh para pengurus Golkar di tingkat kecamatan berlangsung tanpa adanya perlawanan dari pihak Golkar Pamekasan.

Saat aksi berlangsung, para pengurus DPD Golkar tidak berada di kantor itu, sehingga aksi penyegelan berjalan sesuai keinginan kelompok ini.

Zainal mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan penyegelan kembali kantor DPD Golkar Pamekasan itu, karena pada aksi sebelumnya tidak ada tanggapan.

“Jadi, aksi yang kami lakukan kali ini sebagai tindak lanjut dari aksi sebelumnya,” ujar Zainal.

Hanya saja, aksi penyegelan yang dilakukan para pengurus Golkar di tingkat kecamatan itu, hanya secara simbolis, yakni dengan memasang spanduk yang bertuliskan bahwa kandor DPD Golkar Pamekasan itu sedang disegel.

Secara terpisah Sekretaris DPD Golkar Pamekasan Sulaisi Abdurrazaq menyatakan, kelompok yang melakukan penyegelan kantor Golkar itu sebenarnya bukan pengurus, akan tetapi mantan Pengurus Kecamatan.

“Kami menyayangkan hal ini harus terjadi, karena ini bukan tradisi Golkar. Partai ini biasa menyelesaikan persoalan melalui dialog, bukan dengan cara seperti ini,” ujar Sulaisi, menjelaskan. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAMEKASAN

KPU Pamekasan Pantau Pemeriksaan DPS

Published

on

Komisi Pemilihan Umum.

Jatimraya.com, Pamekasan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan, Jawa Timur melakukan pemantauan secara langsung pemeriksaan kembali calon pemilih yang masuk daftar pemilih sementara (DPS) di sejumlah desa di wilayah itu.

Pemantauan dilakukan langsung oleh Divisi Keuangan, Umum dan Logistik KPU Pamekasan Moh Syamsul Arifin bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

“Ini kami lakukan untuk mengawasi calon pemilih yang telah dimasukkan sebagai daftar pemilih sementara, sebelum akhirnya ditetapkan menjadi daftar pemilih tetap (DPT),” ujar Syamsul di Pamekasan, Senin (2/4/2018).

Salah satu kecamatan yang dipantau secara langsung oleh KPU Pamekasan ialah di Kecamatan Pademawu, yakni di Desa Sumedangan.

Jumlah calon pemilih di Kecamatan Pademawu, Pamekasan yang masuk dalam daftar pemilih sementara sebanyak 62.268 orang dengan jumlah pemilih laki-laki sebanyak 29.758 orang dan pemilih perempuan sebanyak 32.510 orang, tersebar di 119 tempat pemungutan suara (TPS).

Khusus di Desa Sumedangan, jumlah calon pemilih yang masuk dalam daftar pemilih sementara sebanyak 2.515 orang dengan perincian, calon pemilih laki-laki sebanyak 1.219 orang dan calon pemilih perempuan sebanyak 1.296 orang, tersebar di 5 TPS.

Sementara itu, di Kabupaten Pamekasan ada dua pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pamekasan yang akan bersaing memperebutkan dukungan massa untuk pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018.

Kedua pasangan calon itu masing-masing Pasangan Calon Barut Tamam – Raja’e (Berbaur) dengan nomor urut 1, dan pasangan Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) dengan nomor urut 2.

Pasangan Calon “Berbaur” diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra.

Sedangkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kholifah diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Demokrat. (nov)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAMEKASAN

KPU: DPS Pilkada Pamekasan 682.136 Orang

Published

on

Komisioner Komisi Pemilihan Umum setempat Moh Sabhan.

Jatimraya.com, Pamekasan – Daftar pemilih sementara untuk Pemilihan Kepala Daerah 2018 di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mencapai sebanyak 682.136 orang, kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum setempat Moh Sabhan.

“Jumlah DPS ini tersebar di 189 desa/kelurahan di 1.579 tempat pemungutan suara (TPS),” katanya di Pamekasan, Kamis (15/3/2018).

Perinciannya, kata dia, pemilih laki-laki sebanyak 328.898 orang dan pemilih perempuan sebanyak 353.238 orang sehingga total masyarakat Pamekasan yang masuk dalam daftar DPS 682.136 orang,” katanya.

Menurut Subhan, jumlah calon pemilih yang masuk dalam DPS sebanyak 682.136 orang tersebut belum termasuk pemilih yang tidak mengantongi KTP elektronik.

“Dalam pendataan kami, memang memilah antara calon pemilih yang memiliki KTP elektronik dengan warga yang tidak memiliki KTP elektronik,” katanya.

Menurut Subhan, berdasarkan hasil pendataan petugas pemutakhiran data pemilih (P2DP) jumlah calon pemilih di Kabupaten Pamekasan untuk pelaksanaan pilkada serentak 27 Juni 2018 sebanyak 33.093 orang.

Perinciannya calon pemilih laki-laki sebanyak 16.816 orang, dan calon pemilih perempuan sebanyak 16.277 orang.

“Jadi, jika ditotal antara calon pemilih yang tidak memiliki KTP elektronik dengan total jumlah DPS, maka semuanya berjumlah sebanyak 715.229 orang,” katanya.

Sementara itu, di Kabupaten Pamekasan terdapat dua pasangan calon bupati-cawabup yang akan bersaing memperebutkan dukungan massa pada pilkada yang akan digelar 27 Juni 2018.

Kedua pasangan calon itu masing-masing Barut Tamam-Raja’e (Berbaur) dengan nomor urut 1 serta Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) dengan nomor urut 2.

Pasangan Calon “Berbaur” diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra.

Sedangkan pasangan Kholifah diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golkar, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Demokrat. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending