Connect with us

PAMEKASAN

Sekretariat Golkar Pamekasan Disegel Pengurus PK

Published

on

Sekretariat DPD Golkar Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, Selasa, disegel oleh para pengurus kecamatan (PK).

Jatimraya.com, Pamekasan – Sekretariat DPD Golkar Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura, Jawa Timur, Selasa (17/4/2018), disegel oleh para pengurus kecamatan (PK), sehingga aktivis pengurus partai di kantor itu lumpuh.

Penyegelan Sekretariat DPD Golkar yang beralamat di Jalan Agussalim Pamekasan itu merupakan kali kedua.

Sebelumnya kantor ini juga sempat disegel oleh Perwakilan Pengurus Kecamatan (PK) di Pamekasan, namun tidak berlangsung, setelah ada kesepakatan di internal partai, seperti dilansir Indonesiaraya.co.id.

“Hari ini, kami dari Pengurus Kecamatan di Pamekasan ini datang lagi untuk menutup kantor ini, karena aspirasi kami di PK tidak diindahkan,” kata Ketua PK Golkar Pamekasan Zainal Arifin.

Penyegelan kantor DPD Golkar Pamekasan oleh para pengurus Golkar di tingkat kecamatan berlangsung tanpa adanya perlawanan dari pihak Golkar Pamekasan.

Saat aksi berlangsung, para pengurus DPD Golkar tidak berada di kantor itu, sehingga aksi penyegelan berjalan sesuai keinginan kelompok ini.

Zainal mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan penyegelan kembali kantor DPD Golkar Pamekasan itu, karena pada aksi sebelumnya tidak ada tanggapan.

“Jadi, aksi yang kami lakukan kali ini sebagai tindak lanjut dari aksi sebelumnya,” ujar Zainal.

Hanya saja, aksi penyegelan yang dilakukan para pengurus Golkar di tingkat kecamatan itu, hanya secara simbolis, yakni dengan memasang spanduk yang bertuliskan bahwa kandor DPD Golkar Pamekasan itu sedang disegel.

Secara terpisah Sekretaris DPD Golkar Pamekasan Sulaisi Abdurrazaq menyatakan, kelompok yang melakukan penyegelan kantor Golkar itu sebenarnya bukan pengurus, akan tetapi mantan Pengurus Kecamatan.

“Kami menyayangkan hal ini harus terjadi, karena ini bukan tradisi Golkar. Partai ini biasa menyelesaikan persoalan melalui dialog, bukan dengan cara seperti ini,” ujar Sulaisi, menjelaskan. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PAMEKASAN

Santri Pamekasan Juara Tahfidz Tingkat ASEAN

Published

on

Santri Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur, meraih juara dalam lomba Musabaqoh Hifdzil Qur`an tingkat Asean.

Jatimraya.com, Pamekasan – Santri Pondok Pesantren Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur, meraih juara dalam lomba Musabaqoh Hifdzil Qur`an tingkat Asean yang digelar di Jakarta mulai tanggal 9 hingga 11 November 2018.

“Kami akan melakukan penyambutan khusus kedatangan santri peraih juara yang telah mengharumkan nama Pamekasan itu besok,” kata Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan per telepon, Senin malam (12/11/2018).

Ia menjelaskan, santri Banyuanyar yang berhasil meraih juara dalam lomba tahfidz Quran tingkat Asean itu bernama Dodi Adrian Febriansyah, siswa SMA Tahfidz Pondok Pesantren Darul Ulum, Banyuanyar, Pamekasan.

Sebelumnya, Dodi juga berhasil meraih juara 1 Musabaqoh Hifdzil Qur`an (MHQ) Wilayah Jawa Timur yang bertempat di Pesantren Modern Al-Amanah Sidoarjo.

Menurut Kepala SMA Tahfidz Darul Ulum Kholilurrahman, lomba yang berlangsung sejak hari Jumat sampai Sabtu, 9-11 November 2019 merupakan Musabaqoh Hifdzil Quran ke-4 tingkat Asean kerja sama Pesantren Darunnajah Jakarta dengan Qatar.

Lomba itu diikuti delegasi dari sejumlah negara, seperti Kamboja, Singapura, Myanmar, Brunei Darussalam, Malaysia, Thailand, Filipina dan Qatar.

Sebelumnya siswa Kelas XI IPS 2 asal Desa Kapong, Kecamatan Batumarmar tersebut bersaing di tingkat nasional terlebih dahulu, dan berhasil mendapatkan juara 3 yang otomatis mengantarkan dia bersaing di tingkat Asean.

Di tingkat Asean itu Dodi berhasil meraih juara 3, sedangkan juara 1 diraih oleh peserta dari Kamboja dan juara 2 diraih oleh peserta dari Banten.

“Penutupan sekaligus pemberian hadiah belangsung hari Ahad (12/11) dan dijadwalkan Dodi beserta rombongan sampai di Pondok Pesantren Banyuanyar hari Selasa,” kata Kholil.

Juara Tahfidz Quran kali ini menambah koleksi piala dari kategori lomba Tahfidz di SMA Tahfidz Darul Ulum. Sebelumnya utusan lembaga ini juga berhasil meraih juara tingkat nasional yang diadakan di Universitas Brawijaya Malang dan juga juara tingkat Kabupaten dalam seleksi MTQ Kabupaten Pamekasan. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAMEKASAN

BPBD Nyatakan Bohong Gempa Susulan 8,4 SR

Published

on

BPBD Jawa Timur menyatakan kabar gempa susulan 8,4 Skala Richter yang beredar secara berantai melalui jejaring media sosial Whatshapp sebagai bohong dan bukan rilis dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika.

Jatimraya.com, Pamekasan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkab Pamekasan, Jawa Timur menyatakan kabar gempa susulan 8,4 Skala Richter yang beredar secara berantai melalui jejaring media sosial Whatshapp sebagai bohong dan bukan rilis dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika.

“Itu hoaks, dan BMKG hingga saat ini tidak meliris adanya gempa susulan, sebagaimana pesan yang berantai di berbagai grup WA di Pamekasan itu,” ujar Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan Budi Cahyono di Pamekasan, Kamis malam (11/10/2018).

Dalam kabar yang beredar secara berantai di sejumlah grup WA di Kabupaten Pamekasan itu, menjelaskan tentang pemberitahuan kepada masyarakat Madura akan ada gempa susulan.

Siaran itu menyebutkan akan terjadi gempa dan tsunami dengan kekuatan 8,4 skala richter dengan tanggal kejadian 12 Oktober 2018.

Siaran di grup WA yang kini membuat warga Pamekasan resah tersebut, juga menyebutkan bahwa gempa berpotensi tsunami.

“Gempa ini akan berpotensi tsunami,” demikian petikan kalimat dalam siaran grup WA yang kini tersebar luas di kalangan masyarakat Pamekasan itu.

Terkait dengan adanya siaran ini, BPBD Pemkab Pamekasan selanjutnya mengirim ulang ke sejumlah grup WA dan menyebutkan bahwa siara itu bohong.

Koordinator TRC BPBD Pemkab Pamekasan Budi Cahyono selanjutnya meminta masyarakat tidak mudah mengirim informasi yang tidak jelas sumber beritanya, karena akan membuat warga panik.

“Sekarang ini masyarakat sensitif jika menerima informasi gempa, karena kejadiannya baru tadi pagi dan sebagaimana kita ketahui bersama banyak saudara-saudara kita yang menjadi korban,” ujar Budi.

Akibat adanya siaran berantai yang menyebutkan akan terjadi gempa susulan dengan magnitudo 8,4 itu, sebagian warga di Kelurahan Gladak Anyar, Kota Pamekasan banyak yang tidur di luar rumah.

Wartawan Antara di Pamekasan melaporkan, warga yang tidur di luar rumah di antaranya di kampung Rongkarong, Kelurahan Gladak Anyar.

Mereka mengaku khawatir akan terjadi gempa susulan, berdasarkan siaran melalui jejaring sosial WA yang diterima. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PAMEKASAN

Tunggakan BPJS Kesehatan di Pamekasan Capai Rp6,8 Miliar

Published

on

BPJS Kesehatan, dan jumlah tunggakan sebesar Rp6,8 miliar hanya untuk wilayah Pamekasan.

Jatimraya.com, Pamekasan – Tunggakan pembayaran biaya pengobatan pasien peserta program jaminan kesehatan nasional (JKN) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan ke sejumlah rumah sakit di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur mencapai Rp6,8 miliar.

“Ini berdasarkan hasil perhitungan yang kami lakukan di BPJS Kesehatan, dan jumlah tunggakan sebesar Rp6,8 miliar ini hanya untuk wilayah Pamekasan saja,” kata Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Madura di Pamekasan Erika Windy Astaria, Rabu (10/10/2018).

Erika menjelaskan, tunggakan pembayaran itu sudah menjadi masalah nasional. Penyebabnya, karena masukan dan pengeluaran tidak seimbang.

“Misalnya, pemasukan dari iuran peserta BPJS Kesehatan itu Rp1 juta, akan tetapi pengeluaran mencapai Rp10 juta,” kata Erika.

Menurutnya, pihak BPJS Kesehatan Madura telah melaporkan besaran tunggakan sebesar Rp6,8 miliar ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas penyelenggara program JKN itu ke BPJS Kesehatan pusat. Hanya saja, hingga kini belum ada tanggapan.

“Sebab, pembayaran tunggakan itu menjadi wewenang kantor pusat. Kami di daerah hanya sebatas pelaksana operasional,” katanya.

Erika mengaku, belum bisa memastikan kapan kantor pusat akan melunasi tunggakan pembayaran tersebut, namun, diperkirakan tidak sampai tahun 2019.

“Yang jelas, sistemnya nanti akan berurutan. Yang sudah lama akan diprioritaskan,” ujarnya.

Selanjutnya ia berharap, kesadaran peserta untuk membayar iuran BPJS Kesehatan, agar program tersebut berjalan maksimal.

“Kelancaran pembayaran peserta itu kan juga berpengaruh. Jadi, jangan sampai menunggak membayar iuran. Kalau kita sehat, kita membantu yang sakit. Ini kan sistemnya seperti subsidi silang. Yang sehat membantu yang sakit,” katanya, menjelaskan. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending