Connect with us

SURABAYA

ASDP Apresiasi Mobilisasi Bantuan Bencana Gempa Sulteng

Published

on

ASDP Apresiasi Mobilisasi Bantuan Bencana Gempa Sulteng.

Jatimraya.com, Surabaya – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengapresiasi upaya Badan Usaha Milik Negara dan mitra kerja yang secara responsif memanfaatkan layanan pengangkutan dalam memobilisasi bantuan untuk korban bencana gempa di Sulawesi Tengah.

“Ini adalah bentuk sinergi yang baik dalam mendukung pemulihan pascagempa dan tsunami yang terjadi,” ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi ketika dikonfirmasi wartawan dari Surabaya, Kamis (4/10/2018).

Ia juga berterima kasih atas dukungan Kementerian Perhubungan yang segera mengeluarkan izin lintasan kepada KMP Drajat Paciran untuk melayani rute Surabaya-Palu dari rute reguler sebelumnya, tujuan Paciran-Bahaur.

“Setelah izin keluar maka ASDP juga dapat segera melakukan pengangkutan barang-barang bantuan bencana menuju Palu, Sulawesi Tengah,” ucapnya.

Kapal berbobot 2.940 GRT muatan logistik tersebut merupakan salah satu layanan pengangkutan yang diberikan ASDP dan sejalan dengan arahan Kementerian Perhubungan serta Kementerian BUMN dalam inisiasi program BUMN Hadir Untuk Negeri.

“Selanjutnya operator transportasi laut bergerak cepat dalam mendukung mobilisasi pengangkutan bantuan bencana,” katanya.

KMP Drajat Paciran diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Pelabuhan Taipa, Palu pada Rabu (3/10) sore mengangkut bantuan barang-barang kebutuhan pokok bagi korban bencana.

KMP Drajat Paciran berangkat menuju Palu memuat kendaraan logistik 56 unit dan 202 orang yang dikirim dari sejumlah instansi dalam membantu upaya pemulihan usai bencana, termasuk personel dari PLN yang akan memperbaiki jaringan listrik di fasilitas publik di daerah bencana.

Bantuan dari BUMN lainnya, yakni PT Airnav yang mengirimkan “mobile tower” untuk mendukung layanan navigasi udara di lokasi bencana.

KMP Drajat Paciran juga memuat bantuan Pemrov Jawa Timur yang mengirimkan 17 truk berisi sembako, tiga kendaraan operasional, serta 20 relawan. (fiq)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

HUKUM

Polda Jawa Timur Tangkap Pelaku Penyebar Video Porno

Published

on

Polda Jawa Timur menangkap MYA (23), warga Gresik yang merupakan penyebar video porno enam wanita di situs dewasa.

Jatimraya.com, Surabaya – Polda Jawa Timur menangkap MYA (23), warga Gresik yang merupakan penyebar video porno enam wanita di situs dewasa.

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Arman Asmara, di Surabaya, Kamis (6/12/2018) mengatakan, tersangka MYA ditangkap karena mengancam menyebarkan video bugil enam wanita yang merupakan mantan pacarnya.

MYA melaksanakan kegiatan tindak pidana UU ITE dari 2013-2018. “Kami mengetahuinya saat melakukan patroli siber di bulan Oktober. Kami masuk di situs www.xvideos.com, kami menemukan enam video itu dan mendapati yang bersangkutan sedang mengunggah,” kata dia.

Ia menjelaskan, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah membuat wanita tertarik dengan menjadikan pacar. Setelah berpacaran, pelaku melakukan video call dan meminta korban untuk bugil lalu merekamnya.

Setelah itu, tersangka yang merupakan mahasiswa S2 di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya itu mengumpulkan bahan dan membagikan lagi kepada wanita itu. Kali ini MYA ini meminta korban untuk mengubah gaya.

“Saat korban sudah merasa capek atas perbuatan pelaku dan tidak mau menuruti dengan melakukan gaya lain, tersangka mengirimkan ancaman akan menyebarkan video itu di media sosial WhatsApp, Line, Instagram, dan situs porno lain,” kata Asmara.

Polisi masih mengembangkan apakah MYA juga memeras wanita-wanita itu, dan polisi akan memeriksa kondisi psikologi tersangka.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita barang bukti berupa satu laptop, tiga telepon genggam, dan satu buah hardisk eksternal ukuran satu TB milik tersangka. (dra)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SURABAYA

Polda Jawa Timur Tangkap Pelaku Penyebar Video Porno

Published

on

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jawa Timur AKBP, Arman Asmara.

Jatimraya.com, Surabaya – Polda Jawa Timur menangkap MYA (23), warga Gresik yang merupakan penyebar video porno enam wanita di situs dewasa.

Wakil Direktur Reskrimsus Polda Jawa Timur, AKBP Arman Asmara, di Surabaya, Kamis (6/12/2018) mengatakan, tersangka MYA ditangkap karena mengancam menyebarkan video bugil enam wanita yang merupakan mantan pacarnya.

MYA melaksanakan kegiatan tindak pidana UU ITE dari 2013-2018. “Kami mengetahuinya saat melakukan patroli siber di bulan Oktober. Kami masuk di situs www.xvideos.com, kami menemukan enam video itu dan mendapati yang bersangkutan sedang mengunggah,” kata dia.

Ia menjelaskan, modus operandi yang dilakukan tersangka adalah membuat wanita tertarik dengan menjadikan pacar. Setelah berpacaran, pelaku melakukan video call dan meminta korban untuk bugil lalu merekamnya.

Setelah itu, tersangka yang merupakan mahasiswa S2 di salah satu perguruan tinggi negeri di Surabaya itu mengumpulkan bahan dan membagikan lagi kepada wanita itu. Kali ini MYA ini meminta korban untuk mengubah gaya.

“Saat korban sudah merasa capek atas perbuatan pelaku dan tidak mau menuruti dengan melakukan gaya lain, tersangka mengirimkan ancaman akan menyebarkan video itu di media sosial WhatsApp, Line, Instagram, dan situs porno lain,” kata Asmara.

Polisi masih mengembangkan apakah MYA juga memeras wanita-wanita itu, dan polisi akan memeriksa kondisi psikologi tersangka.

Dalam kasus ini, polisi juga menyita barang bukti berupa satu laptop, tiga telepon genggam, dan satu buah hardisk eksternal ukuran satu TB milik tersangka. (dra)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SURABAYA

Sejumlah Artis Diduga Jadi “Endorse” Kosmetik Ilegal

Published

on

Jajaran Polda Jatim saat ungkap kasus Produk Kosmetik ilegal tersebut.

Jatimraya.com, Surabaya – Sejumlah artis diduga menjadi “endorse” produk kosmetik ilegal beromzet Rp300 juta per bulan.

Kasus ini diungkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Direktur Reskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan di Mapolda Jatim di Surabaya, Selasa mengatakan, setidaknya ada enam artis, yakni VV, NR, MP, NK, DJB dan DK yang menjadi “endorse” produk kosmetik ilegal itu.

“Sebagian dari artis yang menjadi ‘endorse’ ini adalah artis dangdut. Artis-artis ini tidak tahu kalau produk yang mereka ‘endorse’ itu ilegal,” ungkap Yusep.

Dalam kasus ini, Polda Jatim mengamankan seorang tersangka berinisial KIL. Tersangka KIL memproduksi kosmetik dengan merek “DSC” (Derma Skin Care) Beauty. Kosmetik tersebut diproduksi di rumahnya di Kediri dengan merek yang tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Tersangka menggunakan bahan untuk campuran dari sejumlah merek terkenal pada produk kosmetik ilegal yang sudah dijalankan selama dua tahun itu. Merek terkenal itu, antara lain, Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Vivo Lotion, Vasseline, Sriti dan lain-lain.

Produk-produk tersebut kemudian dikemas ulang ke dalam tempat kosong dengan merek DSC Beauty. Sementara untuk memasarkan produk tersebut, tersangka mempromosikan melalui media sosial.

“Artis-artis yang menjadi ‘endorse’, meunggah produk ini (DSC Beauty) di instagram,” tutur Yusep.

Tersangka KIL menjual produknya dengan banderol mulai dari Rp350.000 hingga Rp500.000 per paketnya. Dalam sebulan, tersangka mampu menjual sebanyak 750 paket dengan wilayah penjualan mulai dari Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan dan Makassar.

Dalam perkara ini, tersangka dijerat Pasal 197 jo Pasal 106 ayat (1) UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. (dra/wil)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending