Connect with us

POLITIK

Zulkifli Hasan Tegaskan Pemilu 2019 Bukan Ajang Perang

Published

on

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan.

Jatimraya.com, Surabaya – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan bahwa Pemilihan Umum 2019 bukan merupakan ajang perang, tapi momentum menentukan arah pembangunan Indonesia ke depan.

“Pemilu bukan perang total atau perang badar, tapi untuk menentukan arah Indonesia, arah publik dan arah masyarakat yang akan datang,” ujarnya usai menghadiri Forum Pikiran, Akal, dan Nalar (PAN) di Surabaya, Jatim, Selasa (5/3/2019).

Karena itulah, kata dia, jika kader di partainya diberi amanat untuk menjadi pemimpin dan wakil rakyat akan dilaksanakan 12 perintah bela rakyat dan umat.

Zulhas, sapaan akrabnya menjelaskan, 12 perintah bela rakyat dan umat itu, di antaranya segenap kader PAN wajib meneruskan perjuangannya kepada nilai-nilai luhur agama dan selalu menjaga kebersamaan di tengah kemajemukan.

Selain itu, seluruh kader PAN wajib menegaskan bahwa beragama adalah pondasi berbangsa, sebagaimana Pancasila menaruh Ketuhanan yang Maha Esa sebagai sila pertama.

“PAN mewajibkan kadernya menjaga prinsip berlomba-lomba untuk kebaikan (Fastabiqul Khoirot). PAN juga tegas memberantas korupsi, kolusi dan nepotisme,” ucapnya.

Tak itu saja, Ketua MPR RI itu menyampaikan bahwa haram bagi kader PAN menjadi sumber masalah, tapi harus aktif memberi solusi dan jalan keluar untuk permasalahan di masyarakat.

“Yang perlu diingat, kader PAN juga harus berikhtiar untuk Indonesia lebih baik, terus bekerja menyentuh hati rakyat dan umat, bukan dengan janji kosong,” tutur Zulhas. (fiq)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

POLITIK

BPN : Massa Kampanye Jadi Bukti Hasil Survei Ungguli Prabowo-Sandi

Published

on

Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sugiono saat jumpa pers di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Jatimraya.com, Jakarta – Sisa masa kampanye pemilihan presiden 2019 tinggal menghitung hari. Antusias masyarakat juga sudah semakin jelas terlihat bahwa pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno lebih diminati dibanding pasangan lainnya.

Hal ini merupakan bukti bahwa sebagian lembaga survei yang saat ini sudah merilis hasilnya mengunggulkan elektabilitas Prabowo-Sandi dibanding Jokowi-Amin lebih akurat dibanding lembaga survei yang selama ini mengungulkan petahana.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sugiono saat jumpa pers menanggapi perkembangan naiknya elektabilitas pasangan Prabowo-Sandi mendekati hari pencoblosan.

“Perkembangan hasil survei, baik yang dilakukan oleh internal pihak kami maupun pihak lain, bahkan lembaga survei dari luar negeri yang terus memantau pemilu di Indonesia hasilnya sangat memuaskan,” ujar Sugiono saat jumpa pers di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu 10 April 2019.

“Tentunya hasil survei ini harus dihormati apalagi dengan bukti bahwa setiap kampanye yang dilakukan pasangan Prabowo-Sandi selalu ‘pecah’. Massa yang datang itu massa riil, massa partisipatif bukan massa yang dimobilisasi dengan cara transaksional,” kata Sugiono.

Sugiono juga menyinggung perbedaan cara berkampanye antara Prabowo-Sandi dengan petahana selama masa kampanye terbuka.

“Kepada pihak kami, masyarakat ikhlas menyumbang, tidak hanya tenaga, pikiran, bahkan dana. Mereka berbondong-bondong datang karena ingin perubahan kepemimpinan. Sementara yang di sana kampanye dengan iming-iming imbalan,” ungkapnya.

Jadi lanjut Sugiono, lembaga survei yang selama ini mengungulkan elektabilitas Prabowo-Sandi seperti Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dan Precision Public Policy Polling (PPPP) dari Amerika lebih tampak akurasinya jika dikaitkan dengan massa kampanye Prabowo-Sandi.

“Ini gelombang manusia yang hadir, gelombang manusia yang ingin perubahan terjadi di negeri ini. Manusia yang memiliki akal sehat tentunya dapat dengan mudah mengetahui bahwa pilpres tahun ini akan dimenangkan Prabowo-Sandi,” ujar Sugiono.

“Dan kenyataan yang terjadi saat ini adalah ini merupakan momentum bahwa rakyat ingin perubahan dan tak mau dibohongi lagi. Dan mereka akan menjaga suaranya di pilpres ini,” tandas Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut. (res)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

Silahturahmi ke Tokoh Nahdlatul Ulama Situbondo, Prabowo Minta Doa Restu untuk Bangsa dan Negara

Published

on

Calon Presiden, Prabowo Subianto melakukan kunjungan silahturahmi ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah dan berziarah ke makam pendiri organisasi islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama yakni KHR As'sad Syamsul Arifin di Sukorejo.

Jatimraya.com, Situbondo – Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto melakukan kunjungan silahturahmi ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah dan berziarah ke makam pendiri organisasi islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama yakni KHR As’sad Syamsul Arifin di Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur.

Di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Prabowo bertemu pimpinan serta pengasuh ponpes yang juga merupakan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Situbondo yakni KHR. Ahmad Azaim Ibrahimy. Merekapun berbincang secara khusus di pendopo utama kediaman Kyai Azaim Ibrahimy.

BACA JUGA : Inspirasi Kafe Madona yang Instragamable di Maumere buat Sandiaga Uno

Sebelum bertemu dengan Kyai Azaim Ibrahimy, Prabowo beserta rombongan melakukan ziarah ke makam KHR As’sad Syamsul Arifin. Didepan makam, Prabowo diberikan kesempatan oleh perwakilan pengurus Ponpes Salafiyah Syafi’iyah untuk menyampaikan maksud dan tujuan kehadirannya serta untuk memperkenalkan diri dihadapan para ulama Situbondo yang ikut hadir dalam ziarah.

Prabowo menjelaskan bahwa saat ini dirinya tengah melaksanakan tugas negara dan tugas konstitusi dalam proses demokrasi di Indonesia sebagai calon presiden. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajibannya untuk memperkenalkan diri dan bersilahturahmi kepada seluruh rakyat Indonesia dalam menyampaikan program pembangunan bangsa dan negara kedepannya.

“Kami memang melaksanakan tugas negara, tugas konstitusi, kita terlibat dalam proses kedaulatan rakyat yang bagaimanapun rakyat harus memilih pemimpin dan wakil-wakil nya. Karena itu, kami keliling ke berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkenalkan diri dan memohon amanat dari rakyat,” ungkap Prabowo dihadapan para ulama saat ziarah di depan makam KHR As’sad Syamsul Arifin di area Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, Senin (25/2/2019).

Selain itu, Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu juga menerangkan bahwa kunjungannya ke tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk memohon doa restu agar apa yang di cita-citakan dan diperjuangkan dalam membangun bangsa dan negara serta menciptakan keadilan dan kemakmuran dapat terwujud pada Pemilu 2019 ini.

“Karena itu kami datang ke tokoh-tokoh agama dan masyarakat para guru, para pemimpin masyarakat dimanapun saya memperkenalkan diri dan memohon doa restu atas niat kami untuk berbakti kepada bangsa dan negara,” tandasnya. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

POLITIK

Sandiaga Uno Beri Pelatihan Selfie yang Baik dan Benar pada Emak-Emak

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat mengunjungi sentra industri batik tenun Gedog Tuban si acara Pelatihan OK OCE di Dusun Kajian, Desa Margorejo Kecamatan Kerek, Tuban, Kamis (14/2/2019).

Jatimraya.com, Tuban – Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke sentra industri batik tenun Gedog Tuban si acara Pelatihan OK OCE di Dusun Kajian, Desa Margorejo Kecamatan Kerek, Tuban, Kamis (14/2/2019).

Calon wakil pesiden nomor urut 02 ini disambut oleh para pelaku industri batik. Langkah Sandi menuju panggung sempat tersendat karena ajakan swafoto yang tidak putus-putusnya dari peserta pelatihan.

BACA JUGA : Kisah Prabowo yang Punya Hubungan Khusus dengan Grobogan

Sandi mengaku prihatin cara swafoto para emak-emak, ada yang menggunakan timer, hingga butuh lima sampe sepuluh detik sebelum mengabadikan momen. Belum lagi belum.siap perpindahan kamera. Kameranya menghadap ke belakang, bukan ke depan, sehingga memakan waktu. Dan yang lebih parah lagi kadang memori habis dan posisi kamera yang miring ke kiri kanan.

“Jadi Ibu-ibu mau nggak saya ajarin Selfie yang Baik dan benar?”. Saya prihatin dan sayang sama emak-emak karena kadang nggak kebagian selfie karena banyak yang salah cara selfienya. Sehingga sering nggak kebagian foto bareng. Jadi mau nggak saya kasih tahu tips selfie?”, tanya Sandi. Mereka dengan kompak menjawab, “mau,.”

“Belajar memegang hape untuk selfie, yang benar adalah (memakai) satu tangan, bukan dua tangan. Biar kuat telunjuk di atas dan keinvking di bawah diapit seperti ini,” katanya memulai tips bagaimana caranya selfie.

Sandiaga juga menunjukkan cara yang benar memegang ponsel untuk berselfie yakni dengan membuat posisi kamera memanjang, bukan tegak.

“Harus landscape, jangan potrait, karena potrait gak akan dapet banyak,” lanjutnya.
Kemudian Sandi juga mengatakan untuk tak menggunakan timer.

“Timer di-off kan, jangan pasang 10 detik atau satu dua jam nanti giginya keburu kering. pastikan juga memory cukup,” kata Sa di disambut gelak tawa para peserta pelatihan tersebut.

“Nah, sekarang mau foto-foto kan?” Yuk foto-foto,” kata Sandi yang langsung diserbu para peserta yang kebanyakan emak-emak untuk berswafoto bersama. (ver)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending