Connect with us

Uncategorized

Tiongkok Buka Peluang Kerja Sama Pariwisata dengan Kota Malang

Published

on

Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia Xiao Qian memberikan cinderamata kepada Wali Kota Malang Sutiaji, di Balai Kota Malang, Rabu, (13/3/2019)

Jatimraya.com, Malang – Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) membuka peluang kerja sama pada sektor pariwisata dengan Pemerintah Kota Malang, karena dinilai memiliki potensi dan nilai jual yang cukup tinggi bagi wisatawan asal mancanegara.

Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok Untuk Indonesia Xiao Qian mengatakan bisa memberikan fasilitasi kepada Pemerintah Kota Malang dalam mempromosikan wisata bagi masyarakat Tiongkok, supaya kunjungan wisatawan bisa bertambah.

“Kota Malang memiliki sumber daya pariwisata yang melimpah, dan kami bersedia memberikan fasilitas kepada Kota Malang untuk melakukan promosi pariwisata di Tiongkok,” kata Qian, di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (13/3/2019).

Qian menjelaskan dengan adanya promosi wisata Kota Malang di Tiongkok tersebut, kunjungan wisatawan asal Negeri Bambu ke Kota Malang diharapkan bisa meningkat. Pihaknya juga akan mendorong masyarakat Tiongkok yang akan berlibur ke Indonesia, supaya berwisata ke Kota Malang.

Menurut Qian, Kota Malang yang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur, memiliki letak geografis yang sangat strategis, ditambah dengan adanya potensi wisata yang besar. Selain itu, pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir di Kota Malang, terbilang sangat baik.

“Kota Malang memiliki potensi wisata, dan juga memiliki wisata peninggalan yang indah. Kami mengajak Pemerintah Kota Malang untuk bersilaturahim, dan kami bisa memberikan fasilitas dan bantuan untuk melakukan kunjungan ke Tiongkok,” ujar Qian.

Selain mengincar kerja sama sektor pariwisata, Pemerintah RRT dalam kesempatan tersebut juga menyebutkan ada berbagai peluang kerja sama yang bisa dilakuakan dengan Kota Malang. Kerja sama lain tersebut adalah pada bidang pendidikan, perdagangan, dan investasi.

Berdasarkan catatan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, jumlah kunjungan wisatawan Tiongkok ke Indonesia tumbuh sebesar 275 persen. Indonesia dinilai cukup agresif mempromosikan kekayaan pariwisata untuk menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok. Indonesia masuk peringkat 10 besar negara tujuan wisatawan Tiongkok pada 2017.

Pada 2017, jumlah wisatawan Tiongkok tercatat mencapai 2,06 juta kunjungan, dan meningkat pada 2018 menjadi 2,14 juta kunjungan. Setidaknya, ada 131 juta wisatawan Tiongkok yang melakukan perjalanan ke luar negeri setiap tahunnya, dan angka tersebut merupakan potensi yang sangat besar bagi sektor pariwisata Indonesia. (vic)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Uncategorized

KPK Menggeledah Empat Lokasi di Kabupaten Malang

Published

on

KPK menggeledah empat lokasi di Kabupaten Malang terkait kasus penerimaan suap dan gratifikasi oleh Bupati Malang Rendra Kresna.

Jatimraya.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah empat lokasi di Kabupaten Malang terkait kasus penerimaan suap dan gratifikasi oleh Bupati Malang Rendra Kresna.

“Hari ini dilakukan penggeledahan di empat lokasi lain di Malang, yaitu kantor Dinas Pariwisata, ULP (Unit Layanan Pengadaan), Dinas Kesehatan, dan Dinas Peternakan,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Dari empat lokasi itu, KPK menyita barang bukti elektronik dan dokumen-dokumen terkait proyek.

Untuk diketahui, KPK pada Kamis telah mengumumkan Rendra Kresna sebagai tersangka menerima suap dan gratifikasi.

Sebelumnya, KPK juga telah menggeledah di 22 lokasi di Kabupaten Malang sejak Senin (8/10) sampai Kamis (11/10).

Ke-22 lokasi itu antara lain pendopo Bupati Malang, kantor dan rumah swasta, rumah PNS, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bapenda, PUPR Kabupaten Malang, BUP, Dinas Bina Marga dan Dinas Ketahanan Pangan.

Selanjutnya, rumah Dinas Bupati, Dinas Sosial, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian, rumah saksi (Kepala Bidang di Dinas Bina Marga) serta kantor KorwiI Jatim Partai NasDem.

Dari sejumlah lokasi penggeledahan itu, penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik dan sejumlah uang, yaitu di rumah dinas Bupati 15 ribu dolar Singapura, kantor Bina Marga Rp305 juta dan rumah salah satu Kepala Bidang Rp18,95 juta.

Dalam perkara suap, tersangka Rendra diduga menerima suap dari tersangka Ali Murtopo dari pihak swasta sekitar Rp3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendid|kan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2011.

Sementara dalam perkara gratifikasi, Rendra Kresna selaku Bupati Malang dua periode 2010 2015 dan periode 2016-2021 bersama-sama Eryk Armando Talla dari pihak swasta diduga menerima gratifikasi yang dianggap suap karena berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai Bupati Malang setidak-tidaknya sampai saat ini sekitar total Rp3,55 miliar.

Penerimaan gratifikasi oleh Rendra dan Eryk diduga terkait dengan proyek di sejumlah dinas di Kabupaten Malang, Jawa Timur. (ben)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp28 M Lebih

Published

on

Barang bukti dan tersangka ditunjukkan saat pemusnahan barang bukti narkotika di Polda Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/9/2018).

Jabarraya.com, Surabaya – Kepolisian Daerah Jawa Timur, di Surabaya, Rabu (19/9/2018), memusnahkan barang bukti berbagai jenis narkotika dari hasil sitaan 15 kasus dengan 24 tersangka yang ditangkap.

“Barang bukti narkoba ini diperoleh dari 15 kasus yang berhasil diungkap Polda Jatim melalui Direktorat Reserse Narkoba dan polres jajaran. Ada 24 tersangka yang berhasil diamankan,” kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan

Barang bukti yang dimusnahkan meliputi ganja seberat 29 kilogram, 13,6 kilogram sabu-sabu, 98 butir pil ekstasi, 158 ribu butir pil dobel L, 1,5 juta butir pil carnophen dan 999 butir pil koplo yang bernilai Rp28 miliar lebih.

Luki menjelaskan barang bukti tersebut merupakan hasil tangkapan salah satu tersangka pada bulan April lalu. Saat itu, petugas menangkap dua orang tersangka, dengan barang bukti enam kilogram sabu-sabu.

“Dari hasil pengembangan dua pelaku tersebut, alhamdulillah pada bulan Agustus akhir dan September ini, kita bisa mengembangkan menambah jumlah barang bukti enam kilogram lebih,” katanya pula.

Hasil pengembangan, pelaku bertambah menjadi lima orang, yakni empat orang perempuan, yaitu AA (39), AM (35), NA (35), dan ES (31) serta satu laki laki, BS (28).

“Pelaku yang sudah kita amankan, tetap kita kembangkan kasus ini. Dan mudah mudahan dari pengungkapan ini akan terus berkembang,” katanya lagi.

Luki berharap masyarakat Jatim ikut memberikan informasi terkait peredaran narkoba untuk mendukung pihaknya memberantas narkoba karena membahayakan bagi generasi muda. (dra)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Uncategorized

RPH Jadi Tempat Diskusi Sinergi BUMD Surabaya

Published

on

RPH Surya tersebut adalah munculnya gagasan adanya sinergisitas usaha antar-BUMD di Kota Pahlawan.

Jatimraya.com, Surabaya – Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (RPH) Surya Surabaya menjadi tempat diskusi kalangan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Surabaya, Jatim, terkait sinergisitas dan masa depan BUMD.

“Kami berupaya menjajaki sinergi usaha antar-BUMD di Surabaya,” kata Direktur RPH Surya Surabaya di Surabaya, Jumat (7/9/2018).

Menurut Teguh, pada awalnya pihaknya hanya mengundang Kepala Bagian Perekonomian Pemkot Surabaya Khalid dan direksi BUMD se-Surabaya dalam acara tasyakuran di kantor RPH Surya Jalan Pegirikan Surabaya pada Kamis (6/9/2018).Pada kesempatan itu selain dihadiri Khalid, juga dihadiri sejumlah direktur utama BUMD di antaranya Dirut BPR Artha Surya Utama Reni Wulandari, Dirut Surya Karsa Utama (SKU) Mastri, Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Mujiaman. Sedangkan dari internal RPH sendiri dihadiri badan pengawas, direksi dan seluruh karyawan.”Pada kesempatan itu para Dirut BUMD Surabaya memberikan inspirasi dan ilmunya kepada pegawai RPH Surabaya,” katanya.

Tujuan kegiatan ini, kata Teguh, adalah tasyakuran sekaligus konsolidasi internal RPH Surabaya karena telah menjalankan dua layanan masyarakat selama 2018 yakni mendukung pemkot dalam ketersediaan daging dan stabilitas harga menjelang Lebaran serta bursa sapi kurban. Selain itu, lanjut dia, masih-masing dirut berbagi ilmu tentang pengelolaan BUMD. Mereka juga memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh pegawai RPH Surya.”Harapan kami kegiatan ini berkelanjutan untuk saling sinergi usaha dan saling mendukung kegiatan lainnya,” katanya.

Adapun yang tidak kalah pentingnya dalam acara tasyakuran RPH Surya tersebut adalah munculnya gagasan adanya sinergisitas usaha antar-BUMD di Kota Pahlawan.”Harapan kami bahwa model seperti ini bisa memberi aura positif, bahwa BUMD di Surabaya tidak hidup sendiri sendiri tetapi saling menyemangati,” ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, Kepala Bagian Perekonomian Surabaya sempat menyatakan dukungan terkait adanya gagasan tersebut. Ilmu yang diutarakan oleh masing-masing dirut BUMD dalam kesempatan itu bisa menginspirasi untuk seluruh BUMD. (adl)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending