Connect with us

SEKTOR RIIL

DPR : Tol KLBM Jatim Layak Ditiru Daerah Lain

Published

on

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto.

Jatimraya.com, Jakarta – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Anton Sukartono Suratto menyatakan, pembangunan ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) di Jawa Timur layak ditiru daerah lain karena berbagai aspek pembangunannya berasal dari dalam negeri.

“Tidak ada bank asing dan negara asing yang masuk ke sini. Pembiayaannya dari PT Waskita Bumi Wira yang melakukan konsorsium 42 bank dalam negeri senilai Rp12 triliun,” kata Anton Sukartono Suratto dalam rilis yang diterima di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Menurut dia, dukungan dalam menjalankan pembangunan tersebut sepenuhnya berasal dari dalam negeri, mulai dari pendanaan, konstruksi, pekerja, dan bahan baku. Proyek tol tersebut merupakan konsinyasi PT Waskita Bumi Wira terhadap pemerintah selama 45 tahun.

Ia juga menyatakan apresiasinya karena proyek tersebut tidak memakai APBN serta apalagi bahan bakunya adalah dibeli sendiri dari produk dalam negeri. “Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh di daerah lain,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR itu.

Politisi Partai Demokrat itu menyatakan, ke depannya konektivitas tol KLBM tidak hanya untuk pelabuhan, tetapi juga semua masyarakat terkonektivitas mulai dari Gresik sampai ke Surabaya.

Selain itu, ujar dia, dari Madiun nantinya juga melewati tol ini, sehingga ke depan akan menjadi jalan sentral penghubung ke semua kota/kabupaten di Jatim. “Di tahun 2020 akhir pengerjaan tol sepanjang 38 KM sudah bisa di lalui. Sehingga untuk dari Gresik ke Surabaya tidak ada lagi kemacetan,” ucapnya.

Anton setelah konsinyasi selesai selama 45 tahun dan utang sudah lunas, agar jalan tol tersebut bisa digratiskan atau tarifnya bisa diturunkan untuk semua pengguna jalan tol.

Pembangunan tol KLBM tersebut diharapkan bisa menjadi akses antara wilayah selatan dan wilayah utara Jawa Timur, termasuk integrasi ke pelabuhan dan wilayah kawasan industri yang ada di kedua wilayah itu, sehingga tercipta sinergi saling koneksi antara bahan baku mentah dengan bahan baku setengah jadi atau bahan jadi.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mempertanyakan apakah pembangunan ini sudah melalui suatu penelitian terhadap masyarakat yang mau menggunakan jalan tol sehingga pengembalian utang ke bank juga bisa terealisasi dengan baik.

Politisi Partai Gerindra itu juga menyampaikan kepada Kementerian PUPR untuk bisa mengakomodir kebutuhan kawasan depo kontainer atau kontainer untuk kereta api yang rencananya akan dibangun di wilayah sekitar tol Lamongan – Gresik.

Sedangkan Anggota Komisi V DPR RI Rahmat Nasution Hamka mengapresiasi pembiayaan tol yang berasal dari konsorsium sindikasi 44 lembaga perbankan baik bank daerah maupun bank nasional.

“Dengan adanya 44 bank daerah dan nasional yang mengumpulkan dana sebesar Rp 12 triliun untuk membiayai tol tersebut, ini salah satu contoh yang cukup inspiratif dan kreatif, yang kita harap ke depannya terus dilakukan,” kata politisi PDIP itu. (mrr)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKTOR RIIL

Pertamina Menjamin Pasokan BBM Aman saat Pemilu 2019

Published

on

PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di seluruh wilayah Indonesia menjelang maupun usai Pemilihan Umum 2019 aman.

Jatimraya.com, Surabaya – PT Pertamina (Persero) menjamin pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di seluruh wilayah Indonesia menjelang maupun usai Pemilihan Umum 2019 aman.

“Kami memastikan keamanan stok dan suplai BBM serta elpiji sehingga mendukung kelancaran Pemilu yang aman dan damai sesuai harapan bersama,” kata Direktur SDM PT Pertamina (Persero), Koeshartanto ketika ditemui usai apel siaga kesiapan pengamanan distribusi BBM dan elpiji di Terminal BBM Surabaya Group di Jalan Perak Barat, Kamis (11/4/2019).

Apel siaga digelar untuk mengantisipasi gangguan terhadap sarana dan fasilitas Pertamina mulai kegiatan hulu, produksi di kilang, dan distribusi ke masyarakat.

Tidak hanya di Surabaya, apel siaga dilaksanakan serentak di seluruh lokasi TBBM, kilang dan unit operasi hulu Pertamina se-Indonesia.

Sebagai langkah konkret jaminan keamanan dan pasokan, Pertamina telah membentuk satuan tugas Pemilu sejak 18 Februari 2019 yang pada 11 hingga 22 April bekerja 24 jam, bahkan pimpinannya wajib “on call” dan tak diperbolehkan libur.

Dalam pengamanan, kata dia, Pertamina telah melakukan kesepakatan, termasuk menandatangani nota kesepakatan dengan TNI dan Polri untuk memastikan keamanan di seluruh sarana dan fasilitas operasi yang merupakan objek vital nasional.

Satgas Pemilu melibatkan Kantor Pusat, Unit Bisnis, Unit Operasi dan Anak Perusahaan di seluruh Indonesia.

“Satgas ini merupakan yang pertama kali karena pelaksanaan Pemilu serentak dan gabungan juga baru pertama kali dalam sejarah Indonesia, sekaligus memastikan kebutuhan energi selama Pemilu hingga rekapitulasi penghitungan suara terpenuhi dengan baik,” katanya.

Sementara itu, terkait stok, Pertamina memastikan tidak ada masalah, di antaranya stok di Terminal BBM Surabaya Group yang melayani pasokan ke seluruh Jatim bisa memenuhi kebutuhan BBM hingga 11 hari ke depan.

“Tapi bukan berarti setelah hari ke-11 tidak aman. Suplai BBM ke terminal terus dilakukan dan setelah 11 hari serta seterusnya tetap tak ada masalah,” kata Koeshartanto.

Berikutnya, tentang konsumsi normal harian BBM jenis Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Solar, Dexlite serta Pertamina Dex berada pada kisaran volume 20.290 kiloliter per hari.

Namun, saat hari H Pemilu, konsumsi diprediksi mengalami kenaikan karena saat hari H pencoblosan merupakan hari libur dan mendekati akhir pekan.

Pemilihan umum serentak digelar 17 April 2019, yakni memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Pemilihan Presiden diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma`ruf Amin dengan nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan nomor urut 02. (fiq)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JEMBER

Peternak Jember Dapat Penghargaan Kementan karena Ekspor Domba

Published

on

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Indah Dwi Budi Artini dan Kabid Peternakan Hanifah bertemu Bupati Jember Faida di pendapa Wahyawibawagraha Jember, Senin (8/4/2019).

Jatimraya.com, Jember – Tiga peternak asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, akan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian karena telah mengekspor ribuan domba ke Malaysia sejak 2017 dan penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Makasar, 10 April 2019.

Tiga peternak yang berprestasi melakukan ekspor komoditas domba yakni Agus Sholehul Huda, Shafiya Rifqi, dan Edi Susilo didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Indah Dwi Budi Artini dan Kabid Peternakan Hanifah bertemu Bupati Jember Faida di pendapa Wahyawibawagraha Jember, Senin (8/4/2019).

“Ekspor domba ke Malaysia itu sebagai salah satu usaha peternak untuk mendapatkan harga yang lebih baik atau nilai jual yang tinggi,” kata Ketua Asosiasi Ekspor Domba Jember Agus Sholehul Huda di Jember.

Menurutnya, harga domba yang cukup murah di pasar lokal pada 2016 hingga 2017 yakni tiga ekor domba dihargai sebesar Rp1 juta, mendorong para peternak untuk belajar melakukan ekspor domba ke Malaysia dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan pasar lokal.

“Proses untuk mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian tersebut cukup lama diawali pada 2017, kemudian dilakukan verifikasi pada 2018 dan alhamdulillah penghargaan itu dapat diraih pada tahun ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan jumlah ekspor domba ke Malaysia sebanyak 6.000 ekor pada 2018 dan target ekspor domba pada 2019 mencapai 10.000 ekor, namun yang menjadi kendala yakni ketersediaan bibit domba, sehingga ke depan ada peternak yang difokuskan untuk pembibitan domba.

“Sebenarnya respon pasar Malaysia cukup bagus, namun kami juga sempat kewalahan untuk melayani permintaan ekspor dan harga domba saat ini juga cukup bagus di pasaran lokal yakni kisaran Rp1 juta per ekor,” katanya.

Sementara itu, Bupati Jember Faida mengapresiasi usaha yang dilakukan tiga peternak Jember yang melakukan ekspor ke Malaysia, sehingga mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pertanian.

“Saya bangga kepada mereka karena para peternak itu memperoleh keberhasilan dengan mencari pasar sendiri untuk meningkatkan nilai jual ternak domba, kalau jumlahnya besar, maka nilai tawarnya juga besar,” kata Faida.

Pada 2018, lanjut dia, para peternak berhasil mengekspor 6.000 domba dengan harga yang memuaskan dan keberhasilan itu juga diterapkan kepada peternak pemula dengan mendapatkan pendampingan pembiayaan dari Dinas Peternakan Jember.

Ia berharap pasar ekspor para peternak Jember menjadi lebih luas lagi pada 2019 dengan jumlah ekspor domba yang lebih banyak dan di sisi lain, stabilitas harga domba di dalam negeri juga diharapkan stabil. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Tunggu Jadwal Istana, Kapal Selam Produksi dalam Negeri Siap Meluncur

Published

on

Kapal selam produksi dalam negeri yang pembuatannya dilakukan di PT PAL Indonesia telah siap diluncurkan dan telah menjalani beberapa proses opsiting serta pemindahan kapal.

Jatimraya.com, Surabaya – Kapal selam produksi dalam negeri yang pembuatannya dilakukan di PT PAL Indonesia telah siap diluncurkan dan telah menjalani beberapa proses opsiting serta pemindahan kapal, kata salah satu pejabat setempat.

“Kami hanya menunggu jadwal kepastian dari Istana (Presiden Joko Widodo) untuk seremonial peluncuran, namun proses opsiting terus berlanjut,” kata Plt Kepala Departemen Humas PT PAL Indonesia (Persero), Utario Esna Putra di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (3/4/2019).

Ia mengatakan keberadaan kapal selam yang dirakit mandiri oleh anak negeri sudah bisa menyatu dengan air dan telah dilakukan proses pemindahan dari hanggar atau bengkel kapal selam menuju Dok Semarang yang berada di kawasan PT PAL Indonesia.

Nantinya, kata dia, setelah peluncuran masih dilakukan beberapa tes atau uji coba kembali untuk menyempurnakan beberapa bagian dalam proses pengerjaan kapal selam.

Utario mengakui awalnya peluncuran kapal selam tersebut dijadwalkan Maret 2019, namun karena adanya ketidaksesuaian jadwal terpaksa harus diundurkan, dan direncanakan kembali pada pekan depan.

Kapal selam yang akan diluncurkan itu merupakan pesanan ketiga TNI AL yang dipercayakan pembuatannya kepada PT PAL Indonesia, sebagai perusahaan galangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dua kapal selam sebelumnya telah lebih dahulu diserahterimakan, hasil pembuatan gabungan antara PT PAL Indonesia yang bekerja sama dengan perusahaan galangan kapal di Korea Selatan.

Untuk kapal selam yang akan diluncurkan, perakitannya dilakukan mandiri oleh anak bangsa yang bekerja di galangan PT PAL Indonesia yang berlokasi di Kawasan Tanjung Perak, Surabaya, setelah mendapat transfer teknologi dari Korea Selatan.

Tiga kapal selam yang dipesan oleh TNI AL itu merupakan program pertama dari transfer teknologi antara PT PAL Indonesia dengan Korea Selatan.

Kapal selam pertama yang bernama KRI Nagapasa-403 dan telah diresmikan oleh Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu pada 2 Agustus 2017 dan saat ini telah memperkuat armada RI dan kapal selam kedua KRI Ardadedali 404 juga telah diresmikan di Galangan Daewoo, Korea. (ami)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending