Connect with us

PROBOLINGGO

Menteri BUMN : Pasuruan-Probolinggo Hanya 30 Menit Lewat Tol Paspro

Published

on

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno.

Jatimraya.com, Probolinggo – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno mengatakan, waktu tempuh Pasuruan-Probolinggo sejauh lebih dari 31 kilometer kini dapat ditempuh dalam waktu 30 menit lewat Jalan Tol Pasuruan Probolinggo (Paspro) yang baru saja diresmikan.

Menteri BUMN Rini Soemarno mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo di Gerbang Tol Probolinggo Timur, Jawa Timur, Rabu pagi (10/4/2019).

Jalan tol yang dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku pengembang dan kontraktor ini memiliki panjang sekitar 31,3 kilometer.

Rini menjelaskan, pengoperasian tol ini akan mempercepat waktu tempuh dari Pasuruan ke Probolinggo, dari semula 2,5 jam menjadi 30 menit. Pengoperasian jalan tol Pasuruan Probolinggo diharapkan turut mendorong roda perekonomian daerah dan nasional.

Proyek Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo diperoleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada 2015 dengan nilai kontrak sebesar Rp2,9 triliun. Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo memiliki 3 Gerbang Tol (GT) yakni, GT Tongas, GT Probolinggo Barat dan GT Probolinggo Timur.

Sebelumnya jalan tol Paspro dibuka secara fungsional saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2019. Pengerjaan proyek jalan tol ini dimulai Mei 2016 dan selesai pada Desember 2018.

Jalan tol yang biasa disingkat Paspro ini diresmikan Presiden Jokowi di Gerbang Tol Probolinggo Timur, Jawa Timur. Saat meresmikan, Presiden Jokowi menyampaikan kini dari Merak sampai Banyuwangi sudah tersambung dengan jalan tol yang diharapkan bisa meningkatkan mobilitas orang atau barang.

“Kalau kita lihat dari Jakarta, Cawang sampai Probolinggo sudah tembus 840 km. Kalau dimulai dari ujung barat Pulau Jawa di Merak ke Probolinggo itu tembusnya 962 kilometer. Kalau dulu ada Anyer-Panarukan yang dikerjakan oleh Daendles sekarang ada Merak-Banyuwangi yang dikerjakan Menteri PU,” kata Presiden Jokowi.

“Kita harapkan akan ada mobilitas orang, logistik yang lebih cepat. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim ruas 1, 2, 3, jalan tol Probolinggo-Pasuruan pada hari ini saya nyatakan resmi dibuka,” lanjut Presiden yang kemudian menekan tombol peresmian. (han)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PROBOLINGGO

Panen Perdana Padi Hibrida di Probolinggo Capai 10,5 Ton

Published

on

Panen perdana padi hibrida di area ladang yang berada di Kelurahan Sumber Wetan, Kota Probolinggo, Jawa Timur mencapai 10,5 ton.

Jatimraya.com, Probolinggo – Panen perdana padi hibrida di area ladang yang berada di Kelurahan Sumber Wetan, Kota Probolinggo, Jawa Timur mencapai 10,5 ton yang dihadiri Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama sejumlah pejabat di wilayah setempat, pada Senin (1/4/2019).

“Dengan keterbatasan lahan di Kota Probolinggo, kami berharap hasil produksi pertanian dapat meningkat dan pemerintah harus mengambil langkah untuk memberi pemahaman kepada petani untuk menggunakan lahan tidak produktif,” kata Wali Kota Habib Hadi di Kelurahan Sumber Wetan, Kota Probolinggo.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, lanjut dia, sudah menggelar sosialisasi tentang pemanfaatan lahan yang tidur dan Pemkot Probolinggo berencana melakukan kunjungan ke LIPI untuk mendapatkan bibit yang unggul untuk meningkatkan hasil lahan pertanian yang optimal.

“Sesuai dengan cuaca, ketahanan, kekuatan dan iklim, maka jenis bibit padi hibrida merupakan jenis padi yang cocok dan bisa dikembangkan di Kota Probolinggo,” tuturnya.

Saat berdialog dengan petani yang mengeluhkan hasil pertaniannya menurun, wali kota mengatakan biasanya petani hanya asal menanam dan tidak melihat jenis bibit, serta PH tanah karena kalau keduanya tidak diperhatikan maka hasil pertanian jelas akan berkurang.

“Petani masih memakai metode lama yakni asal tanam karena seharusnya PH tanah diukur dulu. Semua gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kota Probolinggo sudah punya alat ukur untuk kesehatan tanah, sehingga petani bisa meminjam ke gapoktannya,” katanya.

Meskipun stok hasil pertanian di Kota Probolinggo relatif aman, Habib Hadi tidak mau terlena dan terus menyemangati para petani untuk bisa meningkatkan daya saing dengan daerah lain, sehingga petani di Kota Probolinggo harus bisa meningkatkan hasil pertanian dan daya saing dengan lahan yang sempit.

“Tantangan petani sangat banyak selain masalah bibit, yakni biaya dan pemasaran. Tantangan itulah yang harus dicari solusinya, sehingga tidak ada lagi petani yang dimanfaatkan oleh tengkulak dan pemerintah terus berupaya memperhatikan apa yang jadi kendala supaya ada solusi untuk petani,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo Sukarning Yuliastuti mengatakan padi hibrida memang punya kelebihan hasil panen yakni ladang seluas 1 hektare bisa panen hingga 10-14 ton, padahal jenis padi lainnya maksimal hanya 8 ton sekali panen.

“Namun, bibit (hibrida) lebih mahal yakni bibit 1 ton harganya sekitar Rp1 jutaan. Saat ini, kami masih ujicoba di pekarangan (ladang) Sumber Wetan yang menghasilkan panen 10,5 ton,” katanya.

Ia berharap semua petani memakai bibit padi hibrida karena harus ada perlakuan khusus, kadang petani hanya memakai pupuk urea saja, sedangkan padi hibrida harus seimbang menggunakan pupuk urea dan pupuk NPK. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROBOLINGGO

Balai Bahasa Jatim Kelilingkan Gerakan Literasi ke Berbagai Daerah

Published

on

Suasana kegiatan diseminasi literasi yang diselenggarakan Balai Bahasa Jatim di Probolinggo, Selasa (26/3/2019).

Jatimraya.com, Probolinggo – Balai Bahasa JawaTimur menggelar kegiatan diseminasi gerakan literasi nasional dengan membawa tokoh-tokoh penggerak literasi berkeliling ke berbagai daerah di Jatim.

“Tahun ini kami programkan keliling ke tujuh kabupaten dan kota di JawaTimur,” kata Kepala Balai Bahasa Jatim Mustakim kepada Antara di sela-sela kegiatan gerakan literasi di Kota Probolinggo, Selasa (26/3/2019).

Ia menjelaskan bahwa pemilihan secara acak yang diharapkan nantinya, seluruh kabupaten dan kota mendapatkan bagian kegiatan tersebut.
Kegiatan literasi keliling itu menghadirkan narasumber utama Dr Sutejo, MHum, Ketua STIP Ponorogo yang juga penggagas Sekolah Literasi Gratis. Selain itu juga melibatkan tokoh-tokoh literasi di setiap daerah.

“Lewat kegiatan ini kami harapkan akan tumbuh generasi muda yang sadar, punya dan paham dengan kreativitas dalam menulis serta memelihara kearifan lokal . Apalagi Jatim ini kan sangat kaya dengan kearifan lokal dan komunitas. Semua ini harus kita rawat dan dikembangkan agar mereka tetap semangat untuk berkarya,” katanya.

Mustakim mengemukakan bahwa jenis literasi itu beragam, yakni baca tulis, numerik, finansial, sains,digital, budaya dan kewargaan, termasuk literasi digital.

Untuk literasi digital sangat penting, katanya, karena saat ini sudah masuk era digital yang tudak mungkin bisa dihindari. Literasi digital sangat penting bagi generasi muda untuk menjadi bekal mereka mengarungi masa depan (maa)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PROBOLINGGO

Di Probolinggo-Jatim, Puluhan Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Published

on

Petugas TRC-PB BPBD Probolinggo berusaha memotong pohon yang menimpa rumah warga di Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (23/3/2019).

Jatimraya.com, Probolinggo – Puluhan rumah yang berada di dua desa, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur mengalami kerusakan berat hingga ringan akibat diterjang angin kencang yang disertai hujan deras di wilayah setempat pada Sabtu (23/3/2019).

“Ada dua desa di Kecamatan Wonomerto yang diterjang angin kencang yakni Desa Pohsangit Lor dan Desa Kareng Kidul,” kata anggota Pusat Pengendali Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo Ismail di Probolinggo, Sabtu malam (23/3/2019).

Menurutnya total rumah yang terdampak angin kencang sebanyak 67 rumah dengan kerusakan kategori berat hingga ringan, sehingga pihak tim reaksi cepat (TRC) Penanggulangan Bencana BPBD Jember langsung mendatangi lokasi bencana, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Jumlah rumah rusak di Desa Pohsangit Lor sebanyak 57 rumah dengan rincian empat rumah rusak sedang dan 53 rumah mengalami kerusakan ringan, sedangkan di Desa Kareng Kidul tercatat sebanyak 10 rumah yang rusak dengan rincian dua rumah rusak berat, dua rumah rusak sedang, dan enam rumah rusak ringan,” katanya.

Selain rumah rusak, lanjut dia, banyak pohon yang tumbang di sejumlah ruas jalan, sehingga pihak TRC-PB BPBD Probolinggo melakukan pembersihan material pohon tumbang yang mengganggu pengguna jalan dan pohon tumbang juga menimpa atap rumah Hamid dan mushalanya.

“BPBD Kabupaten Probolinggo bersama Dinas Sosial, Forkopimka Wonomerto, TKSK dan pendamping akan mengadakan bakti sosial Minggu (24/3) untuk membantu rumah warga yang terdampak angin kencang,” katanya.

Ismail mengatakan pihak Tagana Dinas Sosial juga memasang empat terpal untuk warga yang rumahnya porak-poranda akibat diterjang angin kencang, sehingga diharapkan warga bisa menggunakan tenda tersebut untuk istirahat sementara.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana angin kencang di Desa Pohsangit Lor dan Kareng Kidul, namun masyarakat kami imbau tetap wasspada terhadap cuaca ekstrem ini,” ujarnya. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending