Connect with us

MADIUN

KAI Madiun Gratiskan Tiket Dua KA Lokal Sambut HUT Kementerian BUMN

Published

on

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberlakukan tiket dengan tarif Rp0 alias gratis untuk kereta api (KA) lokal/komuter PSO (subsidi) dan perintis.

Jatimraya.com, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memberlakukan tiket dengan tarif Rp0 alias gratis untuk kereta api (KA) lokal/komuter PSO (subsidi) dan perintis dalam rangka memperingati ulang tahun ke-21 Kementerian BUMN.

“Selain momentum ulang tahun ke-21 Kementerian BUMN, penggratisan KA lokal/komuter dan perintis tersebut juga dalam rangka meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap kereta api,” ujar Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko kepada wartawan, Kamis (11/4/2019).

Menurut dia, KA lokal/komuter dan perintis yang digratskan di wilayah Daop 7 Madiun adalah KA Dhoho relasi Blitar–Kertosono–Surabayakota (PP) dan KA Penataran relasi Surabayakota– Malang–Blitar (PP) serta relasi Blitar–Surabaya Gubeng (PP).

“Masyarakat dapat menikmati perjalanan tanpa biaya dengan kereta tersebut untuk jadwal pada hari Sabtu tanggal 13 April 2019,” kata Ixfan.

Adapun, masyarakat bisa mendapatkan tiket KA-KA tersebut secara cuma-cuma di loket stasiun keberangkatan secara go-show atau pada hari H.

“Setiap calon penumpang dapat membeli maksimal satu tiket kecuali membawa anak usia di bawah 10 tahun dan lansia. Adapun kuota tiket gratis ini sesuai dengan toleransi kapasitas maksimum masing-masing kereta api,” terang Ixfan lanjut.

Ia menambahkan, untuk penumpang yang telah membeli tiket jauh-jauh hari dengan tarif normal, mereka bisa mengambil bea tiket tersebut di stasiun kedatangan penumpang maksimal tiga hari sejak kedatangan KA.

“Promo Rp0 tersebut merupakan kontribusi KAI dalam menyambut momentum HUT ke-21 BUMN Hadir untuk Negeri. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan promo ini semaksimal mungkin,” kata Ixfan. (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MADIUN

Komisi V DPR RI Kunjungi INKA Tinjau Pengerjaan LRT

Published

on

anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo.

Jatimraya.com, Madiun – Anggota Komisi V DPR RI kembali melakukan kunjungan kerja ke PT Industri Kereta Api (Persero) di Kota Madiun, Jawa Timur, guna meninjau kinerja dan proses pengerjaan rangkaian kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek pesanan PT KAI (Persero).

“Kunjungan ini bertujuan mengecek kesiapan LRT Jabodebek,” ujar anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo kepada wartawan di Madiun, Rabu (10/4/2019).

Menurut dia, peninjauan itu penting dilakukan karena sesuai rencana, pada Juni 2019 akan diadakan uji coba. Sejauh ini pengerjaan kereta canggih tersebut sudah mencapai sekitar 80 persen.

Sisi lain, ia merasa kecewa, karena di saat pengerjaan kereta telah hampir selesai, justru pembangunan infrastruktur LRT di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi tersebut belum selesai.

“Agak disayangkan, pembangunan infrastruktur LRT Jabodebek malah lambat,” kata dia.

Sementara itu, Senior Manager Humas, Sekretariat, dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PT INKA (Persero) Madiun, Hartono, menanggapi hal tersebut mengatakan, pihak INKA akan melakukan koordinasi dengan PT Adi Karya (Persero) guna mencari solusi penempatan fisik LRT sebelum jalurnya selesai dibangun.

“Koordinasi dengan PT Adi Karya penting dilakukan. Apalagi untuk membahas lokasi penempatan LRT sebelum jalur selesai,” kata Hartono.

Ia menambahkan lokasi penempatan LRT sebelum jalur selesai perlu disediakan karena lahan yang dimiliki INKA juga terbatas. Terlebih, INKA juga memiliki pekerjaan rumah mengerjakan kereta pesanan dalam dan luar negeri.

Sesuai data, PT INKA (Persero) saat ini sedang mengerjakan pesanan untuk pasar domestik dan luar negeri. Untuk pasar domestik, INKA di antaranya sedang menyelesaikan pembuatan 438 kereta penumpang dan 31 rangkaian kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek pesanan PT KAI (Persero).

Sedangkan pesanan luar negeri, PT INKA di antaranya sedang memproduksi kereta penumpang pesanan dari Bangladesh, serta sejumlah kereta dan lokomotif pesanan Filipina. (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MADIUN

Nilai Investasi di Kota Madiun Capai Rp5 Triliun

Published

on

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Madiun, Harum Kusumawati.

Jatimraya.com, Madiun – Nilai investasi yang masuk ke wilayah Kota Madiun, Jawa Timur, meningkat signifikan dalam 10 tahun terakhir hingga mencapai Rp5 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Koperasi, dan Usaha Mikro Kota Madiun, Harum Kusumawati, Senin (1/4/2019) mengatakan nilai sebesar Rp5 triliun tersebut paling besar disumbang dari bidang perdagangan dan jasa. Seperti sejumlah hotel berbintang, pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat hiburan di Kota Madiun.

“Nilai investasi yang masuk fluktuatif setiap tahun. Kalau total investasi mencapai Rp5 triliun sampai tahun 2018. Untuk awal 2019, investasi yang masuk sudah Rp260 miliar,” ujar Harum Kusumawati kepada wartawan.

Dinas Penanaman Modal mencatat, terdapat 997 unit izin usaha yang ada di Kota Madiun sejak tahun 2009 hingga 2018. Paling banyak merupakan izin usaha rumah indekos yang mencapai 275 unit. Kemudian pergudangan sebanyak 251 unit dan perindustrian sebanyak 230 unit.

Ia menjelaskan, investasi paling tinggi terjadi pada tahun 2017 yang mencapai Rp1,3 triliun. Sedangkan pada tahun 2018 total investasi yang masuk mencapai Rp900 miliar lebih.

Sesuai rencana, pada April tahun ini Hotel Ibis akan masuk dan mulai dibangun di Jalan Agus Salim Kota Madiun. Nilai investasi Hotel Ibis tersebut mencapai Rp80 miliar.

“Untuk proses perizinan. mulai dari amdal, izin gangguan, hingga izin ketinggian dari Lanud Iswahjudi telah terpenuhi,” kata dia.

Adapun, izin ketinggian tersebut diperlukan mengingat nantinya hotel kelas bintang empat itu akan berdiri dengan delapan lantai.

Pihaknya menambahkan, peningkatan nilai investasi tersebut dipengaruhi oleh berbagai terobosan dan promosi yang dilakukan oleh Pemkot Madiun, terlebih dalam membangun dan menjadikan Kota Madiun sebagai pusat perdagangan dan industri di wilayah eks-Kerisidenan Madiun.

Kondisi tersebut didukung adanya stasiun besar, jalur ganda KA, dan jalan tol. Adapun, target investasi yang masuk untuk tahun 2019 ditetapkan sebesar Rp380 miliar. (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MADIUN

Penumpang KA Lebaran 2019 Daop Madiun Diprediksi Naik

Published

on

Target Penumpang KA angkutan lebaran tahun ini diprediksi ada kenaikan sebesar 3 persen dari tahun 2018.

Jatimraya.com, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memprediksi jumlah penumpang untuk perjalanan mudik maupun balik pada masa angkutan Lebaran 2019 akan naik seiring tingginya minat masyarakat menggunakan jasa KA.

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Selasa (26/3/2019) mengataka, target angkutan lebaran tahun ini diprediksi ada kenaikan sebesar 3 persen dari tahun 2018.

“Ini adalah hajat tahunan bagi PT KAI (Persero) khususnya Daop 7 Madiun. Keselamatan harus kita jaga dan pelayanan harus kami tingkatkan, agar pengguna jasa KA yang mudik dan balik menggunakan kereta api selalu merasa aman dan nyaman,” ujar Ixfan kepada wartawan.

Menurut dia, masa angkutan Lebaran 2019 akan berlangsung selama 18 hari, mulai tanggal 26 Mei (H-10) sampai 16 Juni (H+10).

“Naiknya jumlah penumpang saat masa angkutan lebaran disebabkan karena tingginya keinginan calon penumpang untuk menggunakan jasa KA dalam perjalanan mudik dan balik,” katanya.

Guna mengantisipasi animo calon penumpang yang tinggi, PT KAI (Persero) akan mengoperasikan 356 KA reguler dan 50 KA tambahan selama masa angkutan Lebaran 2019 berlangsung, dengan total mencapai 406 KA.

“Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebanyak 3 persen dibanding tahun sebelumnya sebanyak 393 KA,” kata Ixfan.

Khusus di wilayah Daop 7 Madiun, PT KAI menyediakan sebanyak 33.228 kursi per hari untuk melayani pemudik selama masa angkutan Lebaran 2019. Dari 33.228 kursi tersebut, sebanyak 26.332 kursi dari KA reguler dan 6.896 kursi dari KA tambahan.

Pihaknya berharap, masa angkutan Lebaran 2019 dapat berjalan lancar dan aman. Diperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2019 akan terjadi pada 29 Mei (H-7) dan puncak arus balik akan terjadi pada 9 Juni (H+3). (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending