Connect with us

SIDOARJO

Beroperasi 24 Jam, Bandara Juanda Tingkatkan Keamanan Mudik Lebaran

Published

on

Jatimraya.com, Sidoarjo – Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo Jawa Timur terus meningkatkan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai dengan program 3S +1C (Safety Security, Services dan Compliance) pada segala aktivitas, tak terkecuali saat arus mudik Lebaran Tahun 2019.

Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Juanda, Yuristo di Sidoarjo Jawa Timur, Senin (13/5/2019) mengatakan peningkatan keselamatan penerbangan itu dilakukan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan para penumpang yang menggunakan fasiltas di Bandara ini.

“Kami terus meningkatkan pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan sesuai dengan program 3S +1C,” katanya di Sidoarjo.

Selama lebaran tahun 2019 pihaknya telah mempersiapkan posko monitoring Angkutan Lebaran 2019 yang akan dilaksanakan selama 16 hari mulai H-7 Lebaran yaitu tanggal 29 Mei 2019 hingga H+7 atau 13 Juni 2019.

“Kami juga melibatkan pemangku kepentingan di Bandara Juanda untuk posko tersebut,” ujarnya.

Dirinya merinci pemangku kepentingan yang dilibatkan dalam posko monitoring Angkutan Lebaran 2019 itu di antaranya adalah Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya, Lanudal Juanda, TNI AD, TNI AU dan juga dari kepolisian.

“Selain itu juga ada unsur tambahan lainnya seperti Airnav, Airlines, Ground Handling, BMKG, dan juga dari Basarnas,” ucapnya.

Ia menjelaskan selain memberikan pelayanan kepada para pengguna jasa bandara selama periode Angkutan Lebaran 2019, posko ini secara khusus juga bertujuan untuk memonitor dan mencatat pergerakan angkutan udara Lebaran dan melaporkannya kepada Posko Terpadu Pusat.

“Posko akan dibuka pada dua tempat yaitu di Terminal 1 dan Terminal 2 Bandar Udara Internasional Juanda,” ucapnya.

Ia menambahkan Bandar Udara Internasional Juanda akan beroperasi 24 jam selama Lebaran Tahun 2019 sesuai dengan Instruksi Direktur Jendral Perhubungan Udara Nomor: INST 02 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Angkutan Udara Lebaran Tahun 2019 (1440 H).

“Selama Bulan Ramadhan ini kami juga membagikan sebanyak 1.200 takjil setiap hari kepada calon penumpang baik itu di Terminal 1 Bandara Juanda juga di Terminal 2 Bandara Juanda,” ujarnya. (dra)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SIDOARJO

Bupati Malang Nonaktif Divonis 6 Tahun Penjara

Published

on

Terdakwa Bupati nonaktif Malang, Rendra Kresna.

Jatimraya.com, Sidoarjo – Bupati Malang nonaktif Rendra Kresna divonis 6 tahun kurungan penjara oleh hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya terkait dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi pengerjaan proyek di kabupaten setempat.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya Agus Hamzah pada persidangan itu mengatakan jika terdakwa Rendra Kresna melanggar pasal 12 B UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

“Dengan ini terdakwa atas nama Rendra Kresna divonis dengan 6 tahun penjara dengan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan,” kata Hakim ketua, Agus Hamzah saat membacakan amar putusannya, Kamis (10/5/2019).

Ia menjelaskan, dalam amar putusan itu, ada beberapa pertimbangan yang memberatkan terdakwa seperti perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah memberantas tindak pidana korupsi, serta mencoreng nama baik legislatif.

Selain itu, juga hakim melihat hal yang meringankan seperti terdakwa mengakui perbuatannya dan tidak pernah dihukum sebelumnya.

“Terdakwa wajib membayar uang pengganti sebesar Rp4,075 miliar dengan jangka waktu selama satu bulan. Jika tidak dapat membayar hingga satu bulan maka harta benda milik terdakwa akan disita sesuai dengan jumlah uang pengganti. Jika tidak mencukupi akan diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun,” ujarnya.

Putusan hakim ini lebih rendah jika dibandingkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK yang menuntut 8 tahun penjara. Meskipun begitu terdakwa dan JPU memilih pikir pikir dengan putusan hakim tersebut.

Usai sidang, Rendra enggan berkomentar banyak terkait vonis yang dijatuhkan. Dirinya memilih pikir pikir dengan memeriksa salinan putusan hakim.

“Masih ada 7 hari untuk pikir pikir, jadi masih dipelajari lagi putusannya,” ucapnya, usai persidangan.

Kasus ini bermula terdakwa yang merupakan tim sukses, mendapatkan penjelasan dari bupati jika pembayaran uang untuk kampanyenya yang dipinjam tersebut, akan dikembalikan melalui proyek yang akan diatur nantinya.

Terdakwa bersama dengan para pengusaha yang tergabung dalam tim sukses, kemudian melakukan pertemuan. Dalam pertemuan tersebut, para pengusaha sepakat menyumbangkan dana dengan jumlah yang bervariasi.

Setelah tercapai kesepakatan, terkumpulah uang senilai Rp11 miliar dari pengusaha Iwan Kurniawan, Direktur PT Anugrah Citra Abadi, dan Rp20 miliar dari patungan para pengusaha lain. Hingga akhirnya, pada Oktober 2010 Rendra terpilih dan dilantik menjadi Bupati Malang.

Beberapa hari setelah dilantik, Bupati Rendra menepati janjinya dengan mengumpulkan Kabag Lelang dan kepala dinas lainnya. Dirinya kemudian memerintahkan supaya proyek lelang di-“setting” sedemikian rupa, sehingga dapat dimenangkan oleh tim suksesnya, termasuk oleh terdakwa. (dra)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SIDOARJO

Sandiaga Uno Beli Sepatu di Tanggulangin Sidoarjo Merk Karl Sangkoni

Published

on

Calon Wakil Presiden 2019, Sandiaga Uno saat mampir ke Tanggulangin Sidoarjo untuk membeli sepatu, Senin (8/4/2019).

Jatimraya.com, Sidoarjo — Sebelum melanjutkan perjalanan ke Bali, dari. Magetan, Sandiaga Salahuddin Uno mampir ke Tanggulangin Sidoarjo untuk membeli sepatu, Senin (8/4/2019). Daerah ini memang dikenal sebagai pusat produksi olahan kulit berkualitas. Dari sepatu, jaket, dompet, sendal dan okahan produk kulit lainnya.

Sandi memilih masuk ke toko Mitra Jaya Collection. Begitu masuk ke toko, calon wakil presiden ini sempat membuat kaget para pelayan toko, hingga, Sungkono, pemilik Mitra Jaya menemaninya melihat-lihat berkeliling toko.

“Tadi sepatu saya basah, jadi sebelum ke Bandara Juanda, mampir dulu ke Tanggulangin untuk beli sepatu. Baru tahu saya, kualitasnya bagus-bagus dan desainnya nggak kalah dengan merek luar. Lihat saja jaket kulit dan desain tasnya,” ucap Sandi.

Sandi berhenti di rak sepatu dan sandal. “Bagus kan sepatunya. Sendalnya juga OK OCE banget. Ini bukti produk indonesia nggak kalah dengan desain maupun produk dari luar,” ucap Sandi.

Sandi mengaku akan fokus pada produksi nasional dan menggerakkan ekonomi indonesia dengan menggenjot ekspor. Produksi Tanggulangin punya potensi untuk itu.

“Fokus kami adalah menggerakkan ekonomi rakyat. Ekonomi yang fokus pada produksi lokal Kami berkomitmen untuk mengurangi impor yang bisa dipenuhi oleh produksi dan pekerja anak negeri,” ucap Sandi.

Eks wakil gubernur DKI ini membeli sepatu dan sendal kulit dengan merogoh kocek satu juta rupiah. “Mereknya keren Karl Sungkoni, artinya Karya Arek Lamongan Sungkoni. Dipakainya juga nyaman,” kata Sandi. (dam)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DIGITAL

Keluarga BUMN dan Pelaku UKM Lokal Diajak Transaksi Pakai LinkAja

Published

on

Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung.

Jatimraya.com, Sidoarjo – Direktur Utama Pelindo III Doso Agung, selaku koordinator acara rangkaian HUT Ke-21 Kementerian BUMN mengatakan, peserta keluarga besar BUMN dan pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang ikut, telah terdaftar dan mengaktivasi aplikasi LinkAja.

“Bahkan selama acara seluruh transaksi pembelian makanan dan minuman di 140 tenant UKM lokal sudah menggunakan LinkAja. Hal ini memperlihatkan bahwa LinkAja siap memperlancar pembayaran cashless baik di tenant modern, hingga di UKM lokal,” katanya pada kegiatan di GOR Delta Sidoarjo, Minggu (7/4/2019).

Ia mengemukakan, selain mengabarkan penggunaan LinkAja di segmen konsumen retail, sinergi teknologi finansial antar BUMN juga ditingkatkan pada segmen kerja sama B to B (business to business).

“Belum lama ini, Pelindo III dan BNI telah menyepakati kerja sama program supply chain financing. Jadi BNI akan membiayai tagihan pengguna jasa pelabuhan, meski sebelum jatuh tempo. Sinergi ini untuk meningkatkan kelancaran dan efisiensi bisnis logistik,” ujarnya.

Menurutnya, Pelindo III juga telah menerapkan penggunaan aplikasi Integrated Billing System (IBS) di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola sejak 2017 lalu.

Aplikasi IBS mencakup berbagai layanan pembayaran para pengguna jasa di pelabuhan. Mulai dari e-registration, e-booking, e-payment, e-billing, e-care, hingga e-tracking.

“Sinergi BUMN berpotensi besar untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis antar-BUMN dan layanan. Sehingga manfaat yang didapat juga akan dirasakan oleh para pengguna jasa BUMN, dan tentunya masyarakat luas sebagai perwujudan BUMN Hadir untuk Negeri,” katanya.

Pada kegiatan itu juga dihadiri oleh Menteri BUMN Rini Sumarno, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Zain Dwi Nugroho serta sejumlah direksi BUMN.

Tak ketinggalan, komedian Cak Lontong dan juga artis Nella Kharisma juga turut hadir memeriahkan kegiatan yang berlangsung pada hari ini. (ind)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending