Connect with us

JEMBER

KAI Daop Jember Antisipasi Titik Rawan Jelang Angkutan Lebaran

Published

on

Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Jember mengantisipasi beberapa titik rawan menjelang arus mudik Lebaran 2019.

Jatimraya.com, Jember – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember mengantisipasi beberapa titik rawan menjelang arus mudik Lebaran 2019, sehingga masyarakat bisa menikmati perjalanan dengan aman dan tenang menuju kampung halamannya.

“Untuk menyambut momentum angkutan Lebaran 2019, kami mulai mempersiapkan sarana, prasarana dan SDM untuk mendukung pelayanan dan pelaksanaan angkutan Lebaran 2019,” kata Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Luqman Arif saat dihubungi dari Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa (14/5/2019).

Menurutnya, titik berat pelaksanaan angkutan Lebaran terletak pada faktor keselamatan, keamanan dan kelancaran perjalanan kereta api, sehingga pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya guna persiapan menyambut angkutan Lebaran 2019 yang ditetapkan PT KAI selama 22 hari mulai 26 Mei hingga 16 Juni 2019.

“Petugas telah melakukan pemeriksaan detil yang berkesinambungan di seluruh lintas sampai dengan batas wilayah Daop 9 Jember di antaranya pemeriksaan lintas dengan lori dresin maupun dengan jalan kaki,” tuturnya.

Selain itu, lanjut dia, PT KAI Daop 9 Jember juga meningkatkan kewaspadaan pada daerah-daerah rawan di antaranya rawan ambles, tanah longsor, banjir, tanah labil dan sebagainya dengan menyiagakan sebanyak 30 tenaga penjaga di daerah rawan tersebut.

Khusus untuk penjaga jalan lintasan ekstra (PJL ekstra) terutama di perlintasan yang tidak terjaga juga telah disiapkan sebanyak 96 petugas.

“PT KAI juga menyiapkan tim reaksi cepat atau ‘flying gang sintelis’ dan alat material untuk siaga (AMUS) yang disiapkan di emplasemen Stasiun Pasuruan, Kalisat, Kalibaru dan diatas gerbong yaitu di Stasiun Probolinggo, Jember dan Banyuwangi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di jalur rawan itu,” katanya.

Kemudian ada penambahan petugas pemeriksaan jalur ekstra (PPJ Ekstra) mulai dari Resort 9.1 Pasuruan, Resort 9.2 Probolinggo, Resort 9.3 Leces, Resort 9.4 Klakah, Resort 9.5 Jatiroto, Resort 9.6 Jember, Resort 9.7 Kalisat, Resort 9.8 Kalibaru, Resort 9.9 Banyuwangi dengan tenaga ekstra sebanyak 28 orang.

“PT KAI Daop 9 Jember juga memastikan dari hasil pemeriksaan secara teknis, mulai dari kesiapan sarana, prasarana dan sumber daya manusia yang ada, tidak ditemukan kendala dan siap menyambut angkutan Lebaran 2019,” ujarnya.

Selama masa angkutan Lebaran 2019, semua pegawai operasional ditugaskan untuk siaga posko secara bergantian dan pengajuan cuti ditangguhkan demi meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa kereta api. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JEMBER

Polres Jember Ungkap Aksi Teror Pembakaran di Tiga Lokasi

Published

on

Pers release yang digelar di rumah korban di Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Selasa (14/5/2019).

Jatimraya.com, Jember – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Jember mengungkap aksi teror pembakaran yang terjadi di tiga lokasi secara berurutan beberapa waktu lalu dengan menggelar konferensi pers di salah satu rumah korban Asnawi yang mobilnya dibakar di Desa Dukuh Mencek, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Selasa sore (14/5/2019).

“Dua pelaku teror yang ditangkap yakni TY (35) warga Desa Suci, Kecamatan Panti, dan NH (34) warga Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi dalam waktu dua pekan pascakejadian,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo di Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Kedua pelaku membakar tiga lokasi secara berurutan yakni lokasi pertama adalah bengkel reparasi mobil di Desa Jubung-Kecamatan Sukorambi, kedua ruang kelas PAUD Al-Ikhlas di Desa Jubung-Kecamatan Sukorambi, dan ketiga sebuah mobil di garasi di Desa Dukuhmencek-Kecamatan Sukorambi yang terjadi pada 27 April hingga 28 April dini hari.

“Modus operandi yakni pelaku memanfaatkan kain bekas sebagai media dan dibakar dalam sebuah mobil sehingga menimbulkan kebakaran di rumah korban dan berdasarkan pengakuan tersangka, motifnya mengganggu ketertiban untuk mencari perhatian publik dan mendapat imbalan uang,” tuturnya.

Tersangka mendapatkan uang imbalan sebesar Rp200 ribu untuk melakukan aksi teror dengan membakar sebuah mobil sesuai perintah seseorang dan sudah merencanakan aksi tersebut.

“Motif pelaku melakukan hal tersebut untuk mengganggu ketertiban dan mencari perhatian publik, serta mendapatkan imbalan uang,” katanya.

Ia menjelaskan barang bukti yang diamankan yakni satu unit sepeda motor Yamaha Yupiter MX B – 6313 UHH, satu unit sepeda motor Supra hitam, sebuah korek apik gas warna merah , sebuah celana training hitam, sebuah kaos dan sebuah topi, selang kecil 1 meter dan tutup botol air mineral.

“Kedua tersangka dijerat pasal 187 Yo 55 KUHP yang berbunyi barang siapa dengan sengaja menimbulkan kebakaran bahaya bagi umum dan barang, dipidana 12 tahun penjara,” katanya.

Kedua pelaku aksi teror itu merupakan residivis karena TY pernah di penjara pada tahun 2002 karena kasus judi dan kasus kepemilikan senjata tajam pada 2012, kemudian tersangka NH pernah dipenjara kasus peredaran obat keras berbahaya yang melanggar UU kesehatan/farmasi. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JEMBER

Satgas Pangan Jember Cek Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok

Published

on

Tim Satgas Pangan Jember, Jawa Timur, mengecek harga kebutuhan pokok dan ketersediaan komoditas pangan di Pasar Tanjung Jember, Rabu (8/5/2019)

Jatimraya.com, Jember – Tim Satuan Petugas (Satgas) Pangan Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengecek stabilitas harga kebutuhan bahan pokok pada awal Ramadhan 1440 Hijriah dengan melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional di kawasan kota Jember, Jawa Timur, Rabu (8/5/2019).

“Hari ini ada dua tim Satgas Pangan yang melakukan inspeksi mendadak ke empat pasar tradisional di Jember yakni Pasar Mangli, Pasar Tanjung, Pasar Kreyongan, dan Pasar Bungur untuk memantau harga kebutuhan pokok,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember Indah Dwi Budi Artini usai inspeksi di Pasar Tanjung Jember.

Menurutnya, Satgas Pangan turun ke beberapa pasar tradisional untuk mengecek harga sembako dan memastikan ketersediaan bahan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Jember.

“Alhamdulillah hasil inspeksi mendadak yang dilakukan kedua tim Satgas Pangan di beberapa pasar tradisional yakni harga kebutuhan bahan pokok masih stabil dan ketersediaan komoditas pangan juga cukup hingga Lebaran nanti,” tuturnya.

Ia menjelaskan beberapa komoditas pangan yang dicek harga dan ketersediaannya di pasar tradisional diantaranya daging sapi, daging ayam ras, daging ayam kampung, telur ayam ras, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih.

“Harga bawang putih sempat melambung tinggi di kisaran Rp60 ribu hingga 65 ribu per kilogram karena stoknya terbatas, namun kini harganya sudah turun menjadi Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram di tangan konsumen,” katanya.

Indah mengatakan tim Satgas Pangan Jember akan terus melakukan pemantauan harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional, termasuk di kawasan pasar pinggiran hingga Lebaran 2019.

“Berdasarkan hasil inspeksi, tidak ada masalah dengan persediaan barang dan harga bahan pokok masih dinilai stabil, meskipun ada kenaikan beberapa komoditas tapi masih dalam kewajaran,” katanya.

Sementara pedagang Pasar Tanjung Jember, Samik mengatakan harga bahan pokok cenderung stabil pada awal Ramadhan 1440 Hijriah seperti minyak goreng dan gula pasir, namun untuk beras masih stabil yakni kisaran Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram.

“Permintaan untuk beberapa komoditas pangan meningkat seperti gula pasir dan telur ayam ras juga mengalami kenaikan, namun harganya masih tergolong stabil di Jember,” ujarnya.

Pantauan di Pasar Tanjung Jember, harga daging sapi masih stabil Rp110.000 per kilogram, harga daging ayam berkisar Rp31.000 hingga Rp33.000 per kilogram, gula pasir Rp11.000 per kilogram, telur ayam ras kisaran Rp22.000 hingga Rp23.000 per kilogram, dan tepung terigu Rp8.000 per kilogram.

Sedangkan untuk komoditas bawang merah sebesar Rp30.000 per kilogram dan bawang merah mengalami penurunan dari Rp55.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, serta cabai rawit mengalami kenaikan dari Rp18.000 menjadi Rp23.000 per kilogram. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JEMBER

Ribuan Tiket Mudik Gratis KAI Daop Jember Habis

Published

on

Ribuan tiket mudik gratis, yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, selama masa angkutan Lebaran 2019, sudah habis.

Jatimraya.com, Jember – Ribuan tiket mudik gratis, yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, Jawa Timur, selama masa angkutan Lebaran 2019, sudah habis.

“Respons masyarakat sangat tinggi dan Alhamdulillah sebanyak 4.240 tiket mudik gratis yang disediakan sudah habis dalam kurun waktu sekitar tiga hari sejak dibuka,” kata Manajer Humas KAI Daop 9 Jember Luqman Arif di Jember, Jawa Timur, Kamis (25/4/2019).

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan PT KAI mengadakan program mudik dan balik gratis naik kereta api untuk tanggal keberangkatan yang sudah ditentukan dan ada dua rangkaian kereta yang disiapkan PT KAI Daop 9 Jember untuk program mudik Lebaran gratis tersebut.

“Di wilayah Daop 9 Jember terdiri atas KA Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya Gubeng dan KA Tawangalun relasi Banyuwangi-Malang untuk perjalanan selama empat hari dari 7 Juni hingga 10 Juni 2019,” katanya.

Ia menjelaskan sebanyak 4.240 tiket gratis tersebut terdiri atas 2.120 tiket KA Probowangi dan 2.120 tiket KA Tawangalun dan jumlah tiket kereta gratis pada Lebaran 2019 meningkat dibandingkan Lebaran 2018 yang berjumlah sebanyak 3.000 tiket kereta gratis.

“Setiap tahun tiket mudik dan balik gratis yang disediakan PT KAI Daop 9 Jember selama masa angkutan Lebaran banyak diburu oleh masyarakat, sehingga ribuan tiket tersebut habis hanya dalam hitungan hari saja,” ujarnya.

Sementara tiket kereta api kelas ekonomi untuk keberangkatan H-5 sampai H+5 Lebaran, okupansinya sudah terjual sekitar 90-95 persen, sedangkan tiket kereta komersial untuk kelas bisnis dan eksekutif sudah terjual sekitar 70 persen untuk masa waktu yang sama.

“Masyarakat kemungkinan masih belum menentukan kapan akan berangkat mudik Lebaran karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, masyarakat di Jember dan Banyuwangi jarang memesan atau membeli tiket jauh-jauh hari,” katanya, menambahkan. (cuy)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending