Connect with us

DESTINASI

“Peken Godong” Jadi Lokasi Ngabuburit Warga di Kediri

Published

on

Peken Godong destinasi wisata baru untuk ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa selama Ramadhan 2019.

Jatimraya.com, Kediri – “Peken godong” atau pasar daun di Desa Kawedusan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menjadi destinasi wisata baru untuk ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa selama Ramadhan 2019.

Pengelola Peken Godong Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, Marzuki, Selasa (14/5/2019), mengemukakan tempat ini memang belum lama dibuka. Di hari biasa, buka pada Minggu, namun khusus selama Ramadhan 2019 buka setiap hari sore mulai pukul 15.00 WIB hingga malam hari.

“Pasar ini dibuka sekitar Januari lalu dan oleh warga diberi nama ‘peken godong’, karena untuk transaksi menggunakan daun yang istilah jawanya godong. Di pasar ini dijual berbagai macam menu tradisional,” kata Marzuki.

Ia mengatakan, awal berdiri yang berjualan hanya tiga lapak. Namun, karena pasar ini semakin lama viral, sehingga banyak warga tertarik datang dan membeli. Hingga kini, jumlah penjual juga semakin banyak hingga 16 lapak pedagang.

Selain berbagai macam menu tradisional di tempat ini banyak warga menjual berbagai macam takjil yang cocok untuk berbuka puasa. Beberapa menu itu misalnya pecel, gado-gado, rujak ulek, tape, dawet, cenil, dan berbagai macam makanan lainnya.

Sesuai dengan nama pasarnya, dalam transaksi jual beli juga menggunakan daun. Satu daun sebanding dengan uang Rp2.500. Nantinya, pembeli tinggal memilih makanan yang diinginkan dan menyesuaikan dengan harga. Pembeli terlebih dahulu menukar uangnya dengan daun yang nantinya tinggal membelanjakannya.

Pasar ini juga menarik kunjungan warga. Salah satunya adalah Dewi Fitriani, warga Kabupaten Kediri. Ia awalnya mendengar dari teman-temannya terkait pasar ini, hingga akhirnya dengan keluarga bersama-sama berkunjung ke pasar.

“Saya dengan keluarga sengaja datang ke pasar ini membeli makanan untuk berbuka puasa. Kami datang ke sini sekaligus sebagai hiburan sambil menunggu berbuka puasa. Harga makanannya juga cukup murah dan bergizi,” kata Dewi.

Keberadaan pasar ini juga menguntungkan warga di desa tersebut, karena mereka dapat penghasilan tambahan dari berjualan di peken godong. Dengan pendapatan itu, mereka bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

“Alhamdulilah ini bisa membantu penghasilan suami. Sebagai ibu rumah tangga ada kegiatan lain dan dapat penghasilan,” kata Inayah, salah seorang pedagang.

Pasar ini setiap sore selalu ramai. Pengunjungnya bukan hanya dari Kediri, tapi juga banyak dari luar kota yang kebetulan singgah karena ingin berkunjung ke pasar ini misalnya dari Gresik, Nganjuk dan sejumlah kota lainnya.

Rencananya, pengelola akan menambah lapak pedagang, sehingga warga sekitar juga terbantu. (asm)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DESTINASI

UMEDA Cafe by Drago La Brasterrie, Hadir di Maspion Square Surabaya

Published

on

By

JATIMRAYA.COM, Surabaya — Haiiiii arek Kota Surabaya dan sekitarnya.

Nggak kalah dengan Pizza dan Menu Japan lainnya, kini sudah hadir di Maspion Square : UMEDA Cafe by Drago La Brasterrie, lho .

Di area foodcourt FC.03 Maspion Square
Jl. A Yani 73 Surabaya. Nih daftar Menunya :
1. Pizza
2. Burger
3. Kentang
4. Satay jepang
5. Nasgor jepang

Cukup dengan 100K disetiap struk belanja sampai 28 Maret 2019 (berlaku struk gabungan), dapatkan kupon undian berhadiah dengan Grandprize 1 unit Suzuki Ignis, diundi tanggal 29 Maret 2019.

Buruan ya.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Jatim Gelar 367 Atraksi Wisata Sepanjang 2019

Published

on

Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.

Jatimraya.com, Jakarta – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggelar 367 atraksi wisata budaya dan pariwisata yang diselenggarakan oleh 38 kabupaten/kota di daerah itu selama 2019.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (23/1/2019), mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tahunan yang diselenggarakan berbagai daerah termasuk Jawa Timur.

“Event terpilih merupakan rangkuman kegiatan terbaik yang dimiliki Indonesia yang terdiri dari 10 Top Event serta 100 Wonderful Event. Karena semua telah menjalani kurasi yang ketat dengan standar event internasional. Sehingga menjadi atraksi yang dapat mengundang wisatawan lebih banyak lagi,” ujar Menpar Arief Yahya.

Dari 367 event tersebut terdapat beberapa event yang dipilih oleh Tim Kurator Kementerian Pariwisata untuk dimuat dalam Top 100 Calender of Event 2019 yakni Majapahit International Travel Fair, Yadnya Kasada dan Eksotika Bromo, Jember Fashion Carnival, Malang Flower Festival, International Tour de Banyuwangi Ijen, Banyuwangi Ethno Carnival, dan Festival Gadrung Sewu.

Maka tercatat di Jawa Timur, ada delapan dari 100 event yang ditetapkan sebagai agenda nasional. Event tersebut telah terpilih melalui kurasi yang ketat berdasarkan kriteria yang ditetapkan.

“Event terpilih harus mempunyai Creative Value, Commercial Value, Communication Value, serta CEO Commitment,” kata Arief Yahya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur Sinarto mengatakan pihaknya berharap dengan dilaksanakannya banyak kegiatan maka wisatawan mendapat berbagai pilihan dalam berwisata.

Semua produk dan event pariwisata yang dipersembahkan oleh Provinsi Jawa Timur merupakan yang terbaik dan memiliki daya tarik pariwisata.
“Jumlah kunjungan wisman dan wisnus pun kian bertambah,” katanya.

Tercatat jumlah wisman yang datang ke Jawa Timur pada 2017 yakni 624.721 sementara jumlah wisman yang datang pada 2018 yakni 690.509 orang. Sedangkan jumlah wisnus yang berkunjung ke Jawa Timur pada 2018 yakni sebanyak 70.217.182.

“Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini terjadi seiring sejumlah perbaikan yang terus dilakukan di Jawa Timur antara lain peningkatan kualitas atraksi pariwisata, penambahan junlah amenitas serta pertambahan akses. Target kunjungan wisman pada 2019 yakni satu juta, sedangkan target kunjungan wisnus 2019 yakni 55.761.496 sudah terlampaui pada 2018. Melihat ini, kami optimistis target kunjungan wisman akan tercapai,” ujar Sinarto.

Kontribusi PDRB Pariwisata terhadap PDRB Jatim pada tahun 2017 yakni sebesar 5,82 persen atau sebesar Rp117,428 triliun dan tahun 2018 yakni sebesar 5,8 persen atau sebesar 95,053 persen.

Wisman yang datang paling banyak berasal dari Malaysia, Singapura, Tiongkok Taiwan, dan Jepang. Untuk wisnus, Jawa Timur paling banyak didatangi wisatawan dari Jawa Tengah, Jakarta, Kalimantan, Yogyakarta dan Jawa Barat. Wisman rata-rata tinggal selama enam hari dengan pengeluaran 132 dolar AS per hari, sedangkan wisnus rata-rata tinggal selama dua hari dengan pengeluaran Rp400.000 per hari.

Sinarto melanjutkan saat ini sedang dilakukan pembangunan jalan tol yang menghubungkan berbagai daerah di Jawa Timur, artinya daerah yang bisa dikunjungi wisatawan pun akan semakin beragam. Selain itu, juga tersedia penerbangan langsung Surabaya-Jeddah yang telah diluncurkan mulai akhir Oktober 2018.

Sama seperti kota lain, Jawa Timur juga memanfaatkan sosial media sebagai sarana promosi pariwisata yang efektif dan para penggiat sosial media dilibatkan.

“Hal ini dilakukan untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan di Jawa Timur yang jumlahnya didominasi oleh anak muda,” katanya. (han)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DESTINASI

Festival Jharan Kencak Lumajang untuk Lestarikan Budaya

Published

on

Festival Jharan Kencak di Kabupaten Lumajang.

Jatimraya.com, Lumajang – Festival Jharan Kencak untuk melestarikan budaya dan kesenian daerah digelar untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Lumajang ke-763 di lapangan GOR Wira Bhakti di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (2/12/2018).

Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan akan terus berkomitmen melestarikan warisan budaya tak benda asli Kabupaten Lumajang tersebut.

“Saya dan Bunda Indah berkomitmen melestarikan kesenian daerah dan saya lihat kuda-kudanya itu sudah luar biasa,” kata Thoriqul Haq di Lumajang.

Ia berkeinginan agar Festival Jharan Kencak di Kabupaten Lumajang tersebut menjadi agenda budaya nasional, agar dikenal oleh masyarakat luas.

“Sebagai salah satu perhatian pemerintah kepada para seniman Jharan Kencak, saya meminta Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata untuk membentuk paguyuban seniman jharan kencak, agar pemerintah bisa memberikan bantuan melalui dana hibah,” ujarnya.

Sementara itu, Bunda Indah mengatakan masyarakat Lumajang wajib berbangga dan melestarikan warisan budaya asli Kabupaten Lumajang, sehingga Pemkab Lumajang akan mencari lagi potensi budaya asli lumajang, selain jharan kencak.

Ketua Panitia Festival Jharan Kencak Indriyanto mengatakan kegiatan festival tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para seniman, agar tetap konsisten dalam pelestarian kesenian daerah yang sudah diakui sebagai warisan budaya tak benda Kabupaten Lumajang tersebut.

Kuda-kuda itu mengikuti irama tetabuhan berupa gong, kenong, ketipung, dan sronen (sejenis terompet) yang dimainkan tujuh hingga sembilan orang yang berjalan di belakangnya. Festival Jharan Kencak tersebut melibatkan 150 kuda, 30 kuda kencak dan 120 kuda manten.

Setelah pertunjukan di lapangan GOR Wira Bhakti, ratusan Jharan Kencak itu diarak menuju Alun-alun Lumajang melalui Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan PB. Sudirman dan Jalan S. Parman untuk kemudian finis di Alun-alun Utara Lumajang. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending