Connect with us

MADIUN

Daop Madiun Waspadai 12 Titik Jalur Kereta Rawan Bencana

Published

on

Daop Madiun mewaspadai 12 titik jalur kereta di wilayahnya yang rawan terdampak bencana alam guna kelancaran pelaksanaan masa angkutan Lebaran 2019.

Jatimraya.com, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mewaspadai 12 titik jalur kereta di wilayahnya yang rawan terdampak bencana alam guna kelancaran pelaksanaan masa angkutan Lebaran 2019.

“Sebanyak 12 titik yang rawan bencana tersebut di antaranya berpotensi ambles, longsor, dan banjir,” ujar Vice President Daop 7 Madiun Wisnu Pramudyo di Madiun, Senin (27/5/2019).

Sesuai data, pihaknya merinci, potensi ambles terdapat di tiga titik, yakni antara Stasiun Walikukun–Stasiun Kedunggalar, Barat–Madiun, dan Madiun–Babadan. Potensi longsor ada di dua titik, yakni satu titik antara Saradan–Wilangan dan satu titik antara Stasiun Garum–Talun, terutama longsor dan banjir saat hujan berlangsung.

Sedangkan untuk titik rawan banjir, ada sebanyak tujuh titik yang meliputi satu titik di batas antara Daop 6 dengan Daop 7 hingga Walikukun, dua titik antara Paron–Geneng, satu titik antara Geneng–Barat, satu titik antara Barat–Madiun, satu titik antara Saradan–Wilangan, dan satu titik antara Sukomoro–Baron.

Guna mengantispasi titik rawan tersebut, KAI Daop 7 Madiun terus melakukan perawatan di sepanjang jalur kereta api di wilayahnya dan juga terus melakukan pemantauan lintasan kereta api selama 24 jam.

Selain itu, Daop 7 Madiun juga telah menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) berupa peralatan untuk situasi darurat yang terletak di sembilan stasiun yaitu Stasiun Walikukun, Madiun, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung, dan Stasiun Blitar.

Meski terdapat beberapa titik yang rawan bencana longsor, ambles, dan banjir, namun pihaknya menjamin lintasan kereta api di sepanjang Daop 7 Madiun dalam keadaan baik, terlebih dalam menghadapi masa angkutan Lebaran 2019.

Untuk dukungan sarana, Daop 7 Madiun juga menyiapkan sembilan lokomotif yang digunakan untuk menarik tiga KA reguler produk Daop Madiun, yakni KA Brantas, Kahurpian, dan Singasari, serta satu KA tambahan, yakni KA Brantas Tambahan. Lokomotif cadangan juga telah disediakan di Madiun dan Kertosono.

Adapun PT KAI telah menetapkan masa posko angkutan Lebaran 2019 selama 22 hari mulai 26 Mei 2019 (H-10) sampai dengan 16 Juni 2019 (H+10). (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MADIUN

DPRD Kota Madiun Bentuk Pimpinan Definitif Periode 2019-2024

Published

on

Ketua DPRD Kota Madiun Sementara Andi Raya

Jatimraya.com, Madiun – DPRD Kota Madiun, Jawa Timur, membentuk tiga unsur pimpinan definitif atau tetap periode 2019-2024 dalam rapat paripurna yang digelar internal bersama pimpinan dan anggota fraksi.

Hasil rapat paripurna ditetapkan Ketua Definitif DPRD Kota Madiun adalah Andi Raya Bagus Miko Saputra dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Sedangkan Wakil Ketua 1 dijabat Istono dari Partai Demokrat, dan Wakil Ketua 2 adalah Armaya dari Perindo.

“Hasil rapat tentang pimpinan definitif tersebut akan dikirimkan ke Gubernur Jatim melalui Wali Kota Madiun untuk segera dilantik,” ujar Ketua DPRD Kota Madiun Sementara Andi Raya kepada wartawan, Kamis (12/9/2019).

Menurut dia, sesuai ketentuan, Gubernur memiliki waktu sekitar 14 hari kerja untuk menerbitkan surat keputusan (SK) pimpinan tetap DPRD Kota Madiun.

Pihaknya berharap agar SK Gubernur tersebut cepat keluar, sehingga pihaknya segera menyusun jadwal pelantikan pimpinan DPRD Kota Madiun definitif.

Andi Raya menambahkan, selain mengirimkan hasil rapat tentang pimpinan definitif, pihaknya juga berupaya untuk segera membentuk alat kelengkapan DPRD. Seperti, pembentukan komisi, Badan Kehormatan (BK), dan Badan Legislasif (Banleg).

“Pembentukan alat kelengkapan DPRD harus menunggu SK dari Gubernur Jawa Timur. Diharapkan bisa secepatnya,” tambah Andi Raya.

Sebelum dibentuk pimpinan definitif, DPRD Kota Madiun telah membentuk fraksi melalui pimpinan sementara DPRD setempat. Adapun, fraksi yang terbentuk sebanyak tujuh fraksi. Yakni, Fraksi PDIP, Demokrat, Gerindra, Perindo, PKB, Fraksi Madiun Bermartabat (Mantab), dan Fraksi PKS-PAN.

Adapun, Fraksi Madiun Bermartabat merupakan gabungan dari Partai Golkar, PSI, dan Nasdem yang mempunyai kekuatan lima kursi. Sedangakan Fraksi PKS-PAN merupakan gabungan antara PKS dan PAN yang memiliki kekuatan tiga kursi. Sementara PPP memilih bergabung dengan fraksi PKB.

Jumlah tujuh fraksi yag terbentuk tersebut bertambah dari keanggotaan DPRD periode sebelumnya 2014-2019 yang hanya lima fraksi.

Lima fraksi yang lama yaitu, Fraksi Demokrat Bersatu, Fraksi PKB, Fraksi Gerindra, Fraksi PDIP, dan Fraksi Pembangunan Nasional Rakyat Sejahtera. (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MADIUN

Bupati Madiun Serahkan 522 SK Kenaikan Pangkat ASN

Published

on

Bupati Ahmad Dawami saat apel penyerahan di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Caruban, Kabupaten Madiun, Senin (9/9/2019).

Jatimraya.com, Madiun – Bupati Madiun Ahmad Dawami menyerahkan sebanyak 522 Surat Keputusan Kenaikan Pangkat (SKKP) kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun periode 1 Oktober 2019 yang telah memenuhi persyaratan.

“Kenaikan pangkat adalah modal bagi ASN untuk lebih siap lagi memberi pelayanan kepada masyarakat dan membangun sinergi di internal organisasi yang ada di Pemkab Madiun,” ujar Bupati Ahmad Dawami dalam sambutannya saat apel penyerahan di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Caruban, Kabupaten Madiun, Senin (9/9/2019).

Sesuai data, jumlah ASN yang menerima SK kenaikan pangkat terdiri dari golongan II/A sampai dengan III/D sebanyak 383 orang kemudian golongan IV/A sampai dengan IV/B sebanyak 138 orang.

Bupati menjelaskan, selain sebagai penghargaan, kenaikan pangkat juga sebagai bentuk kepercayaan negara terhadap ASN yang telah menunjukkan prestasi kerjanya, dedikasi, dan etos kerja yang tinggi.

Selain itu, lanjutnya, juga kepercayaan dari masyarakat yang tidak boleh disia-siakan. Kepercayaan adalah modal bagi ASN untuk memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat.

“Keinginan dan harapan masyarakat itu wajib kita berikan dalam wujud pelayanan publik yang baik dan hal ini harus berujung pada kepuasan masyarakat,” kata dia.

Bupati meminta regulasi maupun teknis yang menghambat pelayanan publik segera diubah, sehingga tidak rumit. Sehingga akan tercipta layanan publik yang baik.

Pihaknya berharap, para ASN yang telah naik pangkat agar bekerja dengan penuh disiplin sesuai aturan yang berlaku. Karena telah sepantasnya kenaikan pangkat yang diperoleh diikuti dengan kenaikan tanggung jawab atas jenjang pangkat baru.

“Hendaknya, hal kenaikan pangkat itu disertai dengan peningkatan prestasi kerja dan perilaku kerja yang lebih baik. Sehingga mampu bersaing di tingkat regional dan bahkan nasional,” kata Bupati. (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

MADIUN

Perpustakaan Kota Madiun Permudah Layanan Tingkatkan Literasi Daerah

Published

on

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun, Jawa Timur terus berupaya memperbanyak dan mempermudah layanannya guna meningkatkan literasi dan minat baca warga di daerah setempat.

Jatimraya.com, Madiun – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun, Jawa Timur terus berupaya memperbanyak dan mempermudah layanannya guna meningkatkan literasi dan minat baca warga di daerah setempat.

Kepala Bidang Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Madiun Didik Haryono di Madiun, Minggu (8/9/2019), mengatakan perpustakaan merupakan faktor penting dalam menunjang minat baca masyarakat. Khususnya anak-anak usia sekolah. Terlebih sesuai data, tingkat literasi dan minat baca warga Indonesia masih rendah.

“Maka dari itu Perpustakaan Kota Madiun melakukan banyak program yang dapat mendukung tumbuhnya literasi,” ujar Didik Haryono.

Di antaranya adalah pengadaan perpustakaan keliling. Kendaraan minibus tersebut diisi dengan berbagai macam buku bacaan, kemudian berkeliling ke sejumlah sekolah dasar secara terjadwal yang ada di Kota Madiun.

“Selain itu, juga rutin digelar bedah buku yang ditujukan bagi siswa dan siswi tingkat SMP. Temanya bermacam-macam, pematerinya juga menyesuaikan tema,” kata dia.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan minat anak-anak usia sekolah untuk datang dan membaca di perpustakaan semakin meningkat. Baik di perpustakaan sekolah maupun perpustakaan daerah.

Sesuai data, selama tahun 2018, jumlah pengujung di Perpustakaan Kota Madiun telah lebih dari 44.628 orang. Jumlah tersebut dipastikan terus bertambah seiring dengan program melek literasi yang digelar Pemkot Madiun, terlebih bagi anak-anak usia sekolah.

Perpustakaan Kota Madiun juga telah memiliki layanan berbasis digital yang dapat memudahkan pembaca untuk mengakses buku koleksi perpustakaan setempat. Yakni layanan aplikasi “iMadiun”.

Untuk mendapatkan iMadiun, masyarakat bisa menginstal aplikasinya di “Google Play Store” dalam ponsel pintar atau Android.

“Sehingga mereka bisa mengakses perpustakaan digital itu. Tentunya, setelah melakukan pendaftaran dan diverifikasi oleh admin perpustakaan,” katanya.

Selain di Android, iMadiun juga dapat diakses melalui perangkat komputer. Caranya, dengan mengklik “link” yang tersedia dalam situs Dinas Perpustakaan dan Kearsipan di website madiunkota.go.id.

Saat ini, terdapat sebanyak 38.648 eksemplar buku dan 17.961 judul buku yang tersedia di Perpustakaan Kota Madiun.

Pihaknya berharap dengan berbagai program dan kemudahan tersebut, masyarakat khususnya anak-anak usia sekolah dapat dengan mudah mengakses buku yang dibutuhkannya. Sehingga, kemampuan melek aksara yang di dalamnya meliputi kemampuan membaca dan menulis dapat meningkat.

Ke depan, pihaknya juga terus berupaya mengembangkan koleksi buku yang ada di perpustakaan setempat. Sehingga, bisa semakin memenuhi kebutuhan warga serta meningkatkan minat baca masyarakat. Khususnya, di Kota Madiun. (lrs)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending