Connect with us

JEMBER

Arus Mudik di Bandara Notohadinegoro Jember Masih Sepi

Published

on

Bandara Notohadinegoro Jember, Jawa Timur.

Jatimraya.com, Jember – Arus mudik di Bandara Notohadinegoro Jember, Jawa Timur masih sepi penumpang dan belum terlihat lonjakan penumpang yang cukup signifikan saat memasuki “H-7” Lebaran atau Rabu (29/5/2019).

“Hari ini masih seperti hari biasa dan belum terlihat peningkatan jumlah penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan di bandara,” kata Kepala Bandara Notohadinegoro Edy Purnomo di Kabupaten Jember.

Ada dua maskapai yang beroperasi di Bandara Notohadinegoro yakni Citilink dan Wings Air dengan rute Surabaya-Jember, namun Wings Air terbang setiap hari dan Citilink terbang selama empat hari dalam sepekan yakni Minggu, Senin, Rabu, dan Jumat.

Informasi yang dihimpun, jumlah penumpang Wings Air yang datang di Bandara Notohadinegoro pada 29 Mei 2019 tercatat sebanyak 23 orang, sedangkan penumpang yang berangkat ke Bandara Juanda Surabaya sebanyak 21 orang. Untuk penumpang Citilink yang datang tercatat sebanyak 17 orang, sedangkan yang berangkat sebanyak 10 orang.

“Pada Lebaran 2018, suasana mudik di Bandara Notohadinegoro Jember sudah terasa pada ‘H-9’ Lebaran 2018 karena ada peningkatan jumlah penumpang, namun untuk Lebaran tahun ini masih belum terlihat peningkatan penumpang pada ‘H-7’ Lebaran 2019,” tuturnya.

Edy mengatakan penurunan jumlah penumpang pada Lebaran 2019 terkait mahalnya harga tiket pesawat tidak hanya terjadi di Bandara Notohadinegoro Jember, namun hampir merata secara nasional karena kebijakan itu pada level nasional dan bukan tingkat daerah.

“Turunnya jumlah pemudik yang menggunakan jasa penerbangan di Jember karena ada beberapa hal yakni harga tiket pesawat yang naik, keberadaan jalan tol hingga Probolinggo dan adanya moda transportasi kereta api yang memiliki banyak alternatif tujuan,” katanya.

Ia menjelaskan okupansi penumpang maskapai Wings Air rata-rata sekitar 50 hingga 70 persen dari jumlah kursi yang tersedia, sedangkan okupansi penumpang Citilink berkisar 40 hingga 50 persen dari jumlah kursi yang ada.

“Berbagai sarana penunjang arus mudik dan balik Lebaran juga sudah disiagakan di Bandara Jember seperti pengamanan dan posko kesehatan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta memberikan rasa nyaman selama pemudik melakukan perjalanan ke kota tujuan,” ujarnya.

Bandara Notohadinegoro bisa menjadi salah satu alternatif pemudik dari Surabaya untuk menuju ke Jember atau sebaliknya pada saat Lebaran 2019, sehingga moda transportasi udara menjadi salah satu pilihan untuk pemudik yang ingin lebih cepat sampai di tempat tujuan. (zum)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JEMBER

Warga Jember – Lumajang Gelar Doa dan Shalat Ghaib untuk Habibie

Published

on

Warga Kabupaten Jember dan Lumajang, Jawa Timur menggelar doa dan shalat ghaib di berbagai lokasi untuk mendoakan Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie

Jatimraya.com, Jember – Warga Kabupaten Jember dan Lumajang, Jawa Timur menggelar doa dan shalat ghaib di berbagai lokasi untuk mendoakan Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie yang telah wafat pada Rabu (11/9/2019) malam.

Seperti yang dilakukan ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegalrejo 1 di Kecamatan Mayang yang menggelar doa dan tahlil untuk BJ Habibie yang dipimpin salah seorang guru dan doa tersebut dilaksanakan di halaman sekolah setempat, Kamis (12/9/2019).

“Kami merasa sangat kehilangan bapak bangsa Indonesia yang menorehkan prestasi yang cemerlang dan mudah-mudahan para pelajar bisa meniru keteladanan beliau untuk terus berprestasi,” kata salah seorang guru SDN Tegalrejo 1 Mayang, Samsul Arifin di sekolah setempat.

Ia mengatakan keluarga besar SDN Tegalrejo 1 ikut berduka cita atas meninggalnya BJ Habibie, sehingga pihak guru mengajak anak-anak untuk ikut mendoakan tokoh kharismatik yang menjadi panutan masyarakat tersebut.

“Anak-anak kami ajak untuk menggelar tahlil dan doa bersama, mudah-mudahan semua amal baik beliau Bapak Habibie diterima Allah SWT dan husnul khotimah,” tuturnya.

Sementara itu, banyak warga yang melaksanakan shalat ghaib di beberapa masjid yang ada di Kabupaten Lumajang yang ditujukan kepada almarhum BJ Habibie, bahkan bendera setengah tiang juga dikibarkan warga sebagai bentuk penghormatan terakhir untuk Presiden RI ketiga tersebut.

“Bangsa Indonesia sangat berduka karena salah satu putra terbaiknya tutup usia karena beliau memiliki andil yang sangat besar di dunia penerbangan Indonesia dan dunia,” kata Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Menurutnya almarhum adalah penemu Progression Crack Theory yang akhirnya hingga sekarang dikenal sebagai Habibie Theory, sehingga warga Lumajang menggelar shalat ghaib dan doa untuk mendoakan sang profesor pesawat terbang itu ke peristirahatan terakhir.

Bacharuddin Jusuf Habibie yang merupakan Presiden ketiga RI tersebut meninggal dunia dalam usia 83 tahun pada Rabu (11/9) pukul 18.05 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. (zns)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JEMBER

Gempa Bumi Tektonik 4,8 SR Getarkan Jember

Published

on

Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,8 skala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (11/9/2019)

Jatimraya.com, Jember – Gempa bumi tektonik berkekuatan 4,8 skala richter (SR) menggetarkan Kabupaten Jember, Jawa Timur, pada Rabu (11/9/2019) dini hari pukul 00.12 WIB dan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi itu berkekuatan 4,8 SR dan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,34 LS dan 113,40 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 129 km barat daya kota Jember, Jawa Timur pada kedalaman 10 kilometer,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Karangkates Malang Musripan saat dihubungi dari Kabupaten Jember.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, lanjut dia, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng IndoAustralia dan Eurasia.

“Getaran gempa bumi itu dilaporkan telah dirasakan di daerah Blitar, Trenggalek, Malang, Lumajang, Banyuwangi dalam skala intensitas II – III MMI,” katanya.

Ia menjelaskan pihaknya juga belum mendapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi 4,8 SR yang mengguncang Kabupaten Jember tersebut.

“Hingga pukul 00.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), sehingga masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” katanya.

Musripan mengimbau masyarakat yang mendapat informasi gempa dari sumber resmi dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg).

Sementara salah seorang warga di Kecamatan Kaliwates Agung merasakan adanya getaran gempa tersebut karena saat itu masih menonton televisi dan belum tidur.

“Getarannya terasa, namun tidak terlalu keras. Saya juga tidak membangunkan istri dan anak saya karena getaran gempanya tidak lama dan tidak kuat seperti gempa yang mengguncang Bali beberapa waktu lalu yang terasa sangat keras mengguncang Jember,” ujarnya. (zns)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JEMBER

Polres Jember Bentuk Tim Satgas Antijudi Pilkades

Published

on

Kepolisian Resor Jember membentuk Tim Satgas Antijudi untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang digelar di 161 desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Jatimraya.com, Jember – Kepolisian Resor Jember membentuk Tim Satgas Antijudi untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak yang digelar di 161 desa di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Tim Satgas Antijudi tersebut tidak hanya dari unsur TNI dan Polri, namun juga dari relawan unsur masyarakat seperti tukang becak, pedagang, dan relawan yang memiliki komitmen perang melawan perjudian,” kata Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo di Jember, Kamis (5/9/2019).

Menurutnya satgas tersebut akan ditempatkan di setiap desa yang berasal dari berbagai kalangan, kemudian anggota Tim Satgas Antijudi dibekali ponsel untuk mempercepat akses informasi, sehingga aparat kepolisian yang akan menindaklanjuti di lapangan terkait dengan informasi perjudian dalam pilkades.

“Kami berharap pelaksanaan pilkades di Jember berlangsung aman dan lancar, namun ketika ditemukan ada yang melanggar dengan melakukan judi, maka akan ditindak tegas karena bentuk perjudian itu melanggar hukum,” tuturnya.

Kusworo mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perjudian terkait dengan momentum pelaksanaan pilkades karena dikhawatirkan memicu tindakan kriminalitas, sehingga Tim Satgas Antijudi akan disebar di seluruh desa yang menggelar pilkades di Kabupaten Jember.

“Masyarakat jangan main hakim sendiri, apabila menemukan kasus perjudian pilkades. Kami imbau warga melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat dan segera kami tindak tegas,” katanya.

Sebanyak 161 desa di Kabupaten Jember menggelar pilkades serentak yang dilakukan secara bertahap pada September 2019 dan pada tahap pertama dimulai pada Kamis ini terdapat sebanyak 45 desa yang berada di tujuh kecamatan menggelar pilkades serentak.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Jember Mohammad Djamil mengatakan persiapan yang dilakukan oleh panitia pilkades sudah baik dan hal tersebut dilihat saat melakukan pemantauan di beberapa desa yang menggelar pilkades.

“Kami mengadakan monitoring bersama jajaran Polres juga Kodim untuk memastikan situasi pelaksanaan pilkades berjalan lancar, baik sisi penyelenggaraan dan logistiknya,” katanya.

Setiap desa dan kecamatan menyiapkan kendaraan untuk mengantar dan menjemput warga untuk bisa menyalurkan hak pilihnya dalam pelaksanaan pilkades serentak itu, sehingga masyarakat mendapat akses yang mudah untuk menuju lokasi pemilihan. (zms)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending