Connect with us

SEKTOR RIIL

Yonif 405 Ingin Bangkitkan kembali Sentra Tanaman Bonsai di Banyumas

Published

on

kegiatan Kontes Bonsai Regional "Anthurium dan Aglaonema" yang digelar di pelataran parkir luar Rita Supermall, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (6/10/2019).

Jatimraya.com, Purwokerto – Batalyon Infanteri (Yonif) 405/Surya Kusuma ingin membangkitkan kembali sentra tanaman bonsai di Kabupaten Banyumas, kata Komandan Yonif 405/Surya Kusuma Letnan Kolonel Infanteri Ikhsan Agung Widyo Wibowo.

“Tujuan pertama diadakan kontes tanaman bonsai adalah ingin membangkitkan kembali Kabupaten Banyumas menjadi pusat tanaman bonsai,” katanya di sela Kontes Bonsai Regional “Anthurium dan Aglaonema” yang digelar di pelataran parkir luar Rita Supermall, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (6/10/2019).

Kontes tanaman bonsai tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ke-74 TNI dan HUT Ke-66 Yonif 405/Surya Kusuma yang bermarkas di Wangon, Kabupaten Banyumas.

Lebih lanjut, Ikhsan mengatakan tujuan kedua dari penyelenggaraan kontes adalah untuk memperbaiki taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi kreatif seni bonsai, sedangkan tujuan ketiga adalah bonsai merupakan salah satu hobi yang bisa menampung semua lapisan masyarakat.

Menurut dia, kontes yang terbagi atas dua kelas tersebut diikuti oleh 354 penggemar bonsai dari berbagai daerah.

“Ada dua kelas bonsai yang dilombakan, yaitu kelas Prospek dan kelas Regional. Sementara kelas Madya dan Bintang tidak ada, karena kami lebih ingin menunjukkan pada pebonsai baru,” katanya.

Ia mengakui pihaknya sengaja melombakan dua kelas agar peserta yang masih baru tidak minder jika disandingkan dengan bonsai kelas madya dan bintang.

Dengan adanya dua kelas tersebut, kata dia, orang-orang akan jadi lebih berani untuk memamerkan bonsai mereka serta bagi yang baru pertama kali melihat juga memiliki contoh yang sudah jadi dalam bentuk kelas regional.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein memberikan apresiasi kepada Yonif 405/Surya Kusuma yang telah menyelenggarakan kontes tanaman bonsai tersebut.

“Acara ini adalah acara langka, dan mudah-mudahan diteruskan untuk meningkatkan perekonomian,” katanya.

Ia mengharapkan ke depan ada pembuatan kampung bonsai di Banyumas dan masyarakatnya dididik untuk membuat tanaman bonsai.

Menurut dia, peluang pasar tanaman bonsai di Banyumas sudah ada, yakni tempat-tempat wisata seperti Baturraden.

Bahkan, kata dia, wisatawan juga bisa diajak datang ke kampung bonsai untuk belajar secara langsung pembuatan tanaman bonsai.

Salah seorang pemenang kontes bonsai, Nana Suryana Mahesa mengatakan tanaman bosainya merupakan pohon serut asli Indonesia.

“Untuk usia pohonnya sudah lebih dari 20 tahun tetapi ketika dibentuk ulang itu baru lima tahun jadi seperti ini,” kata Nana yang juga Wakil Wali Kota Banjar, Jawa Barat, dan Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kota Banjar.

Dalam pembuatan bonsai, kata dia, perlu imajinasi untuk menentukan bentuk tanamannya akan seperti apa dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Jika berdasarkan gerak pohon, lanjut dia, berarti bentuk pohonnya harus miring. “Untuk jadi seperti ini butuh lima tahun,” katanya. (smt)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EKONOMI & BISNIS

Pasar Domestik Menjadi Harapan

Published

on

By

Jatimraya.com ,Nusa Dua —Produksi minyak sawit Indonesia sampai dengan Agustus 2019 mencapai 34,7 juta ton atau sekitar 14% lebih tinggi dari produksi periode yang sama tahun 2018. Produksi bulan Agustus naik 8,7% dibandingkan produksi bulan Juli. Kenaikan produksi dijumpai hampir di semua sentra produsen sawit. Pada periode ini sebenarnya iklim kurang bersahabat untuk kelapa sawit, terutama terjadinya kekeringan di beberapa wilayah Sumatera dan Kalimantan, tetapi efek kekeringan tersebut baru akan terasa satu atau dua tahun kemudian.

Konsumsi domestik minyak sawit sampai dengan bulan Agustus mencapai 11,7 juta ton atau sekitar 44% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan terbesar terjadi di konsumsi domestik adalah untuk biodiesel meningkat dengan 122%. Konsumsi domestik bulan Agustus sekitar 1,5 juta ton atau 5% lebih tinggi dari konsumsi bulan Juli. Ini berarti permintaan domestik sudah kembali ke kondisi normal pasca lebaran.

Sampai dengan Agustus 2019, ekspor minyak sawit Indonesia mencapai 22,7 juta ton atau sekitar 3,8% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2018. Volume ekspor minyak sawit bulan Agustus 1% lebih rendah dibandingkan dengan ekspor bulan Juli walaupun harga rata-rata CPO pada bulan Agustus sekitar USD 40-50 lebih tinggi dibandingkan dengan harga pada bulan Juli. Volume ekspor CPO turun sebesar 95 ribu ton yang terkompensasi dengan kenaikan ekspor produk turunannya sebesar 90 ribu ton. China dan India masih merupakan tujuan ekspor utama. Kenaikan ekspor terbesar terjadi dengan destinasi China yang naik dengan 150 ribu ton dan ke Timur Tengah yang naiik dengan 110 ribu ton dan ke USA yang naik dengan 90 ribu ton Penurunan ekspor juga terjadi dengan tujuan India, Bangladesh, Pakistan dan EU. Pada bulan Agustus ekspor biodiesel mengalami penurunan dibandingkan bulan Juli yaitu dari 187 ribu ton menjadi 162 ribu ton, tidak tercatat adanya ekspor biodiesel ke EU.

Stok minyak nasional akhir Agustus diperkiran naik menjadi 3,8 juta ton atau bertambah sekitar 100 ribu ton dari stok bulan Juli dan ini merupakan stok tertinggi tahun ini.

Harga rata-rata CPO CIF Rotterdam bulan Agustus mencapai USD 541 per metric ton dan merupakan rata-rata bulanan tertinggi sejak Februari 2019. Di akhir Agustus harga masih menunjukkan tren naik, kita berharap harga terus naik. Indonesia sebagai produsen terbesar minyak sawit perlu memperkuat pengaruhnya dalam kesimbangan supply-demand dan pembentukkan harga. Implementasi B20 dan segera dengan B30 pasti akan meningkatkan konsumsi dalam negeri dan diharapkan akan mengerek harga. Tetapi, mengingat harga minyak sawit dan minyak bumi yang fluktuatif maka pengaturannya perlu disusun sedemikian rupa sehingga tidak membelenggu Pertamina maupun produsen biodiesel. Hal lain yang perlu dilakukan adalah penggunaan langsung CPO untuk pembangkit PLN yang saat ini sudah dilakukan beberapa uji coba di beberapa daerah, serta peningkatan kemampuan mengendalikan stok dengan menambah kapasitas tangki di PKS. Mengapa di PKS? Karena biaya energinya lebih murah dan dapat menjadi menjadi fasilitas pendukung tambahan di PKS ketika terjadi ledakan produksi maupun gangguan transportasi.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Ikut Tingkatkan Literasi di Indramayu KAI Hadirkan ” Rail Library “

Published

on

Jatimraya.com, Indramayu – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, menghadirkan “Rail Library” di Stasiun Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dalam rangka ikut serta meningkatkan literasi di Kota Mangga.

“Kami sediakan buku bacaan, ada manual dan e-book, serta ada enam monitor. Ini salah satu cara untuk mengedukasi masyarakat,” kata Deputi Vice President PT KAI Daop 3 Cirebon Raden Agus Dwinanto di Indramayu, Kamis (10/10/2019).

Dia mengatakan rangkaian “Rail Library” merupakan salah satu bentuk CSR PT KAI untuk masyarakat yang berada di sekitar bantaran rel kereta. Rangkai Rail Library menyatu dengan Rail Clinic.

Agus mengatakan Rail Library bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat, khususnya yang berada di sekitar rel dan stasiun kereta.

Agus menuturkan rangkain “Rail Library” menyediakan 2.383 buku berbagai kategori, ada cerita rakyat, sejarah, agama, budaya, khusus anak-anak dan lainnya.

“Kemudian, untuk e-learning disediakan 63 e-book dan 133 video. Rata-rata anak-anak memang suka e-learning. Kita manfaatkan teknologi untuk mengedukasi anak-anak,” tuturnya.

Sementara itu siswa kelas IV SDN 1 Haurgeulis Indra antusias menonton video musik anak-anak dan juga membaca buku cerita pendek soal legenda rakyat.

“Banyak video sama buku ceritanya, disini enak banget sejuk juga,” kata salah seorang siswa.

Guru SDN 1 Haurgeulis Miyarsih juga mengapresiasi terobosan PT KAI terkait peningkatan literasi anak-anak melalui “Rail Library” dan ini mampu menggugah semangat membaca anak-anak.

“Anak-anak tadi langsung antusias melihat kereta ada perpustakaannya karena ada pemanfaatan teknologinya juga,” tuturnya. (kli)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Tiga Keuntungan Berinvestasi di Nuvasa Bay

Published

on

Sinar Mas Land terus melakukan upaya pengembangan proyek Nuvasa Bay seluas 228 hektar menjadi kota mandiri terbesar dan terlengkap di Batam.

Jatimraya.com, Jakarta – Sebagai developer terbesar di Indonesia, Sinar Mas Land terus melakukan upaya pengembangan proyek Nuvasa Bay seluas 228 hektar menjadi kota mandiri terbesar dan terlengkap di Batam. Dengan perencanaan yang matang, Nuvasa Bay Batam akan memberikan tiga keuntungan bagi para investornya.

Margiman, Division Head Batam & Karawang Sinarmas Land menjelaskan bahwa keuntungan pertama berinvestasi di Nuvasa Bay adalah keuntungan modal atau capital gain dari kenaikan nilai propertinya. Salah satu potensi keuntungan ini dilihat dari strategisnya lokasi Nuvasa Bay di area Nongsa, yang dapat ditempuh hanya dalam waktu 30 menit dari Singapura melalui Terminal Feri Nongsa Pura, 15 menit dari Bandara Internasional Hang Nadim, dan kedepannya hanya 15 menit menuju Nuvasa Bay dari Batam Center melalui jembatan outer ring road.

“Keuntungan kedua yang diperoleh adalah Nuvasa Bay sebagai rumah untuk berlibur (holiday home) bagi keluarga. Nuvasa Bay memiliki garis pantai sepanjang 1,2 km dan menawarkan beragam aktivitas yang memberikan pengalaman berbeda bagi pemilik properti disana. Pemandangan alam yang luar biasa indah menghadap birunya pantai Nongsa, dan hijaunya lapangan golf Palm Springs, serta wahana permainan keluarga Seaforest Adventure, menjadikan Nuvasa Bay sebagai tempat ideal untuk berlibur bersama keluarga,” jelas Margiman.

Menurutnya, hunian The Nove Batam merupakan klaster pertama Nuvasa Bay yang menawarkan beragam fasilitas untuk dapat dinikmati oleh para pemiliknya, seperti kolam renang, gym, sky garden, jogging track, taman, dan banyak fasilitas lainnya.

“Para pemilik unit juga bisa menikmati keindahan pantai dengan pemandangan yang langsung mengarah ke Singapura, berolahraga di Palm Springs Golf, atau menikmati aktivitas seru di Sea Forest Adventure bersama keluarga,” ungkapnya.

Potensi besar lain dari memiliki properti Nuvasa Bay Batam adalah peluang untuk menyewakan properti kepada wisatawan. “Nongsa saat ini merupakan area destinasi pariwisata unggulan di Batam yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara, sehingga resort bernuansa alam menjadi keunggulan yang bisa ditonjolkan di sini. Dinas Pariwisata Kota Batam pun terus memberikan dukungannya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Nongsa. Ke depannya, tak bisa dipungkiri potensi Nongsa akan semakin terlihat,” papar Margiman.

“Terlebih Nuvasa Bay saat ini memiliki salah satu lapangan golf terbaik di Batam, Palm Springs Golf. Dengan pemain yang datang dari berbagai negara, maka kebutuhan akan penginapan akan semakin meningkat, dan ini menjadi kesempatan yang potensial bagi pemilik unit The Nove untuk menyewakan hunian mereka,” lanjutnya.

Selain sebagai destinasi pariwisata, area Nongsa juga akan dikembangkan sebagai kawasan pengembangan ekonomi digital, khususnya start-up, sehingga akan menarik banyak tenaga kerja.

“Satu hal lagi, bahwa potensi sewa properti di Nuvasa Bay sangat tinggi. Selain karena banyaknya pemain asing yang main di lapangan golf Palm Springs yang membutuhkan tempat menginap, saat ini juga Nongsa menjadi pusat pengembangan ekonomi digital di Batam. Para pekerja digital ini tentu membutuhkan hunian yang dapat memenuhi kebutuhan mereka, dan The Nove @ Nuvasa Bay adalah pilihan yang tepat,” tutup Margiman. (tim)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending